Pengaruh Hafalan Berbasis Pemahaman Makna terhadap Kemampuan Hafalan Al-Qur’an Santri Kelas 5-6 SD di TPQ

Authors

  • Selly Indrianty Arifah Universitas Indonesia Membangun, Indonesia
  • Indri Afandi Universitas Indonesia Membangun, Indonesia
  • Dinda Juliet Universitas Indonesia Membangun, Indonesia
  • Fitri Handayani Universitas Indonesia Membangun, Indonesia
  • Nazwa Aulia Lesmana Universitas Indonesia Membangun, Indonesia
  • Rifqi Farisan Akbar Universitas Indonesia Membangun, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i3.774

Keywords:

Hafalan Al-Qur'an, Pemahaman Makna, Encoding Semantik, Anak Sekolah Dasar, Eksperimen

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh metode hafalan berbasis pemahaman makna terhadap kemampuan hafalan Al-Qur'an (Surah Al-Kahfi ayat 1–5) pada santri kelas 5–6 Sekolah Dasar di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ). Penelitian menggunakan desain True Experimental dengan model Pretest–Posttest Control Group Design terhadap 30 santri (15 kelompok eksperimen, 15 kelompok kontrol) yang dipilih melalui simple random sampling. Kelompok eksperimen memperoleh penjelasan makna ayat berbasis Tafsir Ringkas Kementerian Agama sebelum menghafal, sedangkan kelompok kontrol menghafal secara konvensional melalui pengulangan lafal. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro Wilk, Levene's Test, Independent Samples t-test, dan Paired Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok setara pada saat pretest (p = 0,820), namun setelah beban hafalan bertambah dari satu menjadi lima ayat, kelompok kontrol mengalami penurunan skor yang signifikan (p = 0,003), sementara kelompok eksperimen tidak mengalami penurunan yang signifikan (p = 0,748). Perbedaan posttest (p = 0,048) dan gain score (p = 0,033) antara kedua kelompok juga signifikan dengan ukuran efek besar (Cohen's d = 0,75–0,82). Temuan ini mendukung teori Levels of Processing dari Craik dan Lockhart, yang menyatakan bahwa pemrosesan informasi secara semantik menghasilkan jejak memori yang lebih kuat dibandingkan pemrosesan mekanis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode hafalan berbasis pemahaman makna efektif menjaga daya ingat santri terhadap beban hafalan yang lebih panjang.

References

Atkinson, R. C., & Shiffrin, R. M. (2016). Human memory: A proposed system and its control processes. In Learning and memory (pp. 115–134). Routledge.

Baddeley, A. (2018). Exploring working memory: Selected works of Alan Baddeley. Routledge.

Craik, F. I. M., & Lockhart, R. S. (2018). Levels of processing: A framework for memory research. Journal of Verbal Learning and Verbal Behavior, 25(4), 412–425.

Fitriani, A., & Suri, S. (2021). Efektivitas pemahaman makna ayat terhadap retensi hafalan Al-Qur’an pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Psikologi Islam dan Budaya, 4(2), 105–118.

Gunawan, R., & Permata, I. (2020). Pengaruh pengodean semantik terhadap daya ingat jangka panjang pada pembelajaran tahfiz Al-Qur’an. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 45–58.

Hayat, N., Ramdani, A., & Suherman, U. (2024). Analisis perkembangan kognitif anak usia sekolah dasar dalam pembelajaran Al-Qur’an. Jurnal Psikologi Pendidikan & Pembelajaran, 12(1), 45–58.

Karpicke, J. D., & Grimaldi, P. J. (2019). Retrieval-based learning: A perspective for enhancing meaningful learning in children. Educational Psychology Review, 31(3), 601–618.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2020). Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6091 Tahun 2020 tentang Kurikulum Nasional Pendidikan Al-Qur’an. Kementerian Agama Republik Indonesia.

Nurdin, A., Kosim, A., & Oviensy, R. (2025). Efektivitas metode tafsir tematik ringkas dalam meningkatkan kualitas tahfiz santri usia sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 112–126.

Piaget, J. (2016). The child’s conception of the world (Routledge Revivals ed.). Routledge.

Pratama, M. A., & Handayani, F. (2022). Penerapan metode eksperimen dalam mengukur retensi memori santri di Taman Pendidikan Al-Qur’an. Jurnal Riset Psikologi, 10(3), 210–222.

Rahmawati, E., & Hidayat, N. (2023). Integrasi pendekatan semantik dalam hafalan Al-Qur’an untuk mengurangi tingkat kelupaan anak. Jurnal Kajian Islam dan Psikologi, 8(2), 140–152.

Sapriansyah. (2021). Evaluasi metode talaqqi dan takrir terhadap kemampuan hafalan Al-Qur’an pada anak di TPQ. Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Hadis, 9(2), 201–215.

Subhan, M., & Lestari, D. (2022). Perbandingan pengulangan mekanis (rote rehearsal) dan pemaknaan (elaborative rehearsal) dalam pembelajaran tahfiz. Jurnal Psikologi Teoretis dan Terapan.

Downloads

Published

2026-08-07

How to Cite

Arifah, S. I., Afandi, I., Juliet, D., Handayani, F., Lesmana, N. A., & Akbar, R. F. (2026). Pengaruh Hafalan Berbasis Pemahaman Makna terhadap Kemampuan Hafalan Al-Qur’an Santri Kelas 5-6 SD di TPQ. Indo Green Journal , 4(3), 1031 – 1036. https://doi.org/10.31004/green.v4i3.774

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)