Pengaruh Media Tetris Spin terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun di TK Playgroup Labschool FKIP UNRI Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.31004/green.v4i1.143Keywords:
Anak Usia Dini, Kemampuan Motorik Halus, Media Tetris SpinAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan kemampuan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun sebelum dan sesudah diberikan perlakuan menggunakan media digital tetris spin di TK Playgroup Labschool FKIP UNRI Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan penelitian pre eksperimen one group pretest-posttest. Sampel penelitian menggunakan sampel jenuh yaitu anak usia 4-5 tahun di TK Playgroup Labschool FKIP UNRI Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru yang berjumlah 15 peserta didik, Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan motorik halus anak sebelum diberikan perlakuan menunjukkan persentase 44,17% berada pada kategori Mulai Berkembang dan setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan media tetris spin meningkat menjadi 81,11% berada pada kategori Berkembang Sangat Baik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi secara langsung oleh peneliti selama proses pembelajaran berlangsung. Analisis data menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengembangan kemampuan motorik halus pada anak usia 4–5 tahun setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil uji hipotesis, diperoleh t-hitung 21,495 lebih besar dari t-tabel 2,145 pada taraf signifikansi 0,05 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media tetris spin terhadap pengembangan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TK Playgroup Labschool FKIP UNRI Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media tetris spin berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengembangan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Media ini efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran karena mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, serta membantu anak dalam mengembangkan kemampuan motorik halus pada kehidupan sehari- hari.
References
Adawiyah, R., & Windasari, I. W. (2023). Meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok A melalui permainan susun balok bertekstur di PAUD Al-Firdaus Kareng Kidul Wonomerto Probolinggo. Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak, 4(2), 220–233. https://doi.org/10.46773/alathfal.v4i2.1081
Ahyani, L. N., & Astuti, R. D. (2018). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Badan Penerbit Universitas Muria Kudus. https://www.researchgate.net/publication/330577631
Anugrah, D. P., Chairilsyah, D., & Puspitasari, E. (2021). Pengembangan media busy board untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun di RA Al-Hidayah Pekanbaru. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5, 10339–10347.
Fikriyati, M. (2013). Perkembangan anak usia emas. Laras Media Prima.
Puspita, L., & Umar, M. Y. (2020). Perkembangan motorik kasar dan motorik halus ditinjau dari pengetahuan ibu tentang pertumbuhan dan perkembangan anak usia 4–5 tahun. Wellness and Healthy Magazine, 2(1), 121–126. https://doi.org/10.30604/well.80212020
Romlah, R., & Istiarini, R. (2018). Upaya meningkatkan kemampuan berbicara melalui kegiatan bercerita pada anak usia 5–6 tahun di RA Al Kahfi Tanah Tinggi Tangerang. Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 49. https://doi.org/10.31000/ceria.v5i2.549
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif. Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sulistia, R. K., Idat, M., & Risty, J. (2023). Pengaruh bermain puzzle terhadap perkembangan motorik halus anak usia 5–6 tahun. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 49–58.
Ulfa, F. A., Reza, M., Komalasari, D., & Widayanti, M. D. (2023). Pengembangan media kotak menggunting untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 4–5 tahun. SELING: Jurnal Program Studi PGRA, 9(2), 223–236.
Wahid, A. (2018). Pentingnya media pembelajaran dalam meningkatkan prestasi belajar. Istiqra: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 5(2).
Waskita, D. T. (2022). Kemampuan motorik kasar melalui teknik permainan lari estafet pada anak usia 3–4 tahun. Jurnal Tahsinia, 3(1), 53–62.
Widi Winarni, E. (2018). Teori dan praktik penelitian kuantitatif, kualitatif, PTK, R&D. Bumi Aksara.
Wisudayanti, K. A. (2020). Peningkatan motorik halus anak usia dini di era revolusi industri 4.0. Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 59–67.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ghaluh Siti Fatimah, Ria Novianti, Yeni Solfiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








