Analisis Kepemilikan Jamban Keluarga pada Masyarakat Kelurahan Pulokerto Wilayah Kerja Puskesmas Gandus Tahun 2025

Authors

  • Ali Harokan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Husada Palembang, Indonesia
  • Gema Asiani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Husada Palembang, Indonesia
  • Lilis Suryani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Husada Palembang, Indonesia
  • Dianita Ekawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Husada Palembang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v2i4.560

Keywords:

Jamban Keluarga, Kecacingan, Puskesmas Gandus, Sanitasi, STBM

Abstract

Kepemilikan jamban keluarga merupakan indikator utama keberhasilan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) sekaligus faktor protektif terhadap penyakit berbasis lingkungan seperti diare, kecacingan, dan hepatitis A. Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus merupakan kawasan bantaran Sungai Musi yang ditetapkan sebagai salah satu dari empat wilayah prioritas sanitasi Kota Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemilikan jamban keluarga dan faktor-faktor yang berhubungan dengannya pada masyarakat Kelurahan Pulokerto wilayah kerja Puskesmas Gandus Kota Palembang tahun 2025. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional.  Penelitian dilakukan pada tanggal 2-20 April 2025 dnegan sampel berjumlah 200 kepala keluarga menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan observasi langsung menggunakan kuesioner tervalidasi dan checklist jamban sehat. Analisis menggunakan uji chi-square (α=0,05). Hasil menunjukkan 51,0% memiliki jamban sehat dan 49,0% tidak memiliki jamban sehat. Faktor yang berhubungan signifikan adalah tingkat pendidikan (p=0,000; OR=3,48), tingkat penghasilan (p=0,001; OR=3,12), pengetahuan sanitasi (p=0,000; OR=4,38), dan dukungan petugas kesehatan (p=0,000; OR=3,87). Tingginya proporsi kepemilikan jamban tidak sehat berisiko meningkatkan kejadian diare, kecacingan, hepatitis A, dan stunting di Kelurahan Pulokerto. Puskesmas Gandus perlu mengintensifkan pemicuan STBM, edukasi sanitasi, dan kolaborasi lintas sektor untuk percepatan kepemilikan jamban sehat.

References

Adawiyah, R., & Sutomo, A. H. (2012). Analisis spasial pemanfaatan sumber air minum, sanitasi dasar dan aksesibilitas fisik kejadian diare pada balita di Kecamatan Gandus Kota Palembang [Tesis]. Universitas Gadjah Mada.

Aminah, S. (2023). Pengaruh pendidikan dan status sosial ekonomi bagi kesehatan lingkungan masyarakat. JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen, 3(1), 686–694.

Astuti, P., Cahyono, T., & Dewi, K. (2023). Peran sanitarian dan kader kesehatan dalam percepatan desa ODF (Open Defecation Free). Jurnal Sanitasi dan Lingkungan, 4(2), 88–96.

Azizah, A., Pratama, R., & Wahyuni, S. (2021). Kajian sanitasi total berbasis masyarakat di lingkungan kumuh Kecamatan Seberang Ulu II Kota Palembang [Skripsi]. Universitas Sriwijaya.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2023). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2023: Laporan nasional. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Boimau, H. C. D., Nurjazuli, N., & Wahyuningsih, N. E. (2022). Hubungan faktor ketercukupan air bersih dan tingkat sosial ekonomi dengan kepemilikan jamban sehat di Desa Abi Kecamatan Oenino Kabupaten Timor Tengah Selatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 184–190. https://doi.org/10.14710/jkm.v10i2.32629

Dewi, K., & Santoso, B. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku buang air besar sembarangan di masyarakat pesisir. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(3), 250–258.

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. (2022). Profil kesehatan Provinsi Sumatera Selatan tahun 2022. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan.

Ejournal STIKKU. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepemilikan jamban sehat di wilayah kerja Puskesmas Jeumpa Kabupaten Bireuen. Journal of Health Research Science, 3(2). https://doi.org/10.55606/jhrs.v3i2.1379

Farhan, M., & Fajar, N. A. (2024). Hubungan perilaku ibu dan lingkungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Gandus Kota Palembang [Skripsi]. Universitas Sriwijaya.

Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (Eds.). (2022). Health behavior: Theory, research, and practice (6th ed.). Jossey-Bass.

Hidayati, F., Reskiaddin, O. L., & Sonia, S. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepemilikan jamban sehat di Desa Kerta Dewa Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Kesmas Jambi, 7(2), 90–101.

Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan. (2022). Gambaran sanitasi lingkungan dasar masyarakat pinggir sungai di kawasan pesisir pasang surut dan dataran rendah. Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan, 13(2), 45–58.

Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia UNDIP. (2024). Faktor risiko sanitasi lingkungan dan strategi pengendalian hepatitis A dan E: Systematic review. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23(1). https://doi.org/10.14710/jkli.23.1.71513

Jurnal Kesehatan Masyarakat. (2023). Penyakit infeksi balita sebagai dampak sanitasi buruk dan kejadian kecacingan: Studi literatur. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 30–43.

Jurnal Panrita Abdi. (2023). Identifikasi sanitasi lingkungan dasar rumah tangga melalui survei dan penyuluhan di kawasan tambak perairan Sungai Musi Kecamatan Gandus Kota Palembang. Panrita Abdi: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 7(1). https://doi.org/10.20956/pa.v7i1.20814

Jurnal PM Medika. (2023). SANTI: Sanitasi tinja dengan teknologi tepat guna—pembuatan Repeated Processing Septictank sebagai jamban gantung pada rumah panggung di pinggiran sungai. Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika, 3(1). https://doi.org/10.23917/jpmmedika.v3i1.3278

Kar, K., & Chambers, R. (2022). Handbook on community-led total sanitation (2nd ed.). Plan UK & Institute of Development Studies.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI.

Maulana, I., Ningsih, R., & Susanti, D. (2022). Determinan sosial kepemilikan jamban sehat pada masyarakat wilayah perkotaan. Buletin Penelitian Kesehatan, 50(2), 121–132. https://doi.org/10.22435/bpk.v50i2.5893

Meri, F., & Dewi, R. R. K. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepemilikan jamban sehat oleh rumah tangga di Indonesia (literatur review). JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan, 7(1), 1–15. https://doi.org/10.29406/jjum.v9i1.2558

Mongabay Indonesia. (2021, 15 Maret). Setiap lima tahun kawasan Pulokerto Kecamatan Gandus Palembang dipastikan tergenang banjir. Mongabay.co.id. https://www.mongabay.co.id

Notoatmodjo, S. (2018). Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Nurhayati, S., & Wahyudin, A. (2022). Hubungan pendapatan keluarga dengan kepemilikan jamban sehat di kelurahan padat penduduk Kota Palembang. Jurnal Kesehatan Sriwijaya, 9(1), 34–42.

Parmualan, N. F., Raharjo, M., & Nurjazuli. (2024). Hubungan sanitasi dan air terhadap kejadian diare: Literature review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(2), 351–356. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i2.4927

Pratiwi, R. D., Hasanah, U., & Amalia, F. (2023). Pengetahuan dan sikap masyarakat tentang sanitasi dasar: Studi di Sumatera Selatan. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(2), 88–96. https://doi.org/10.30597/mkmi.v22i2.23451

Septiari, B. B., & Dewi, R. K. (2022). Peran tenaga sanitarian dalam meningkatkan cakupan jamban sehat di wilayah puskesmas perkotaan. Jurnal Sanitasi Lingkungan, 7(2), 101–110.

SumselPers. (2024, Oktober). Penuntasan sanitasi jadi salah satu fokus Ratu Dewa dalam debat publik pertama calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Palembang. SumselPers.com. https://www.sumselpers.com/2024/10/penuntasan-sanitasi-jadi-salah-satu.html

Surjadi, F., Maharani, D., & Yulianti, E. (2021). Hubungan karakteristik keluarga dengan kepemilikan jamban di Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 13(2), 67–76. https://doi.org/10.20473/jkl.v13i2.2021.67

Suryani, D., Wahyuni, R., Pratama, A., & Febrianti, N. (2020). Kepemilikan jamban sehat di masyarakat pesisir Desa Binjai Kecamatan Bunguran Barat Kabupaten Natuna. Jurnal Dunia Kesmas, 9(3), 346–354.

Universitas Airlangga. (2022). Studi kasus kejadian luar biasa hepatitis A di sekolah menengah atas. Unair.ac.id. https://unair.ac.id/studi-kasus-kejadian-luar-biasa-hepatitis-a-di-sekolah-menengah-atas/

World Health Organization. (2024). Diarrhoeal disease. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease

World Health Organization & UNICEF. (2023). Progress on household drinking water, sanitation and hygiene 2000–2022: Special focus on gender. WHO Press.

Wulandari, W., Kartikasari, D. A., & Ratri, L. P. (2019). Peran petugas kesehatan terhadap sanitasi rumah di Kelurahan Semanggi Kota Surakarta. Jurnal Kesehatan, 12(1), 40–45.

Zahrawani, T. F., Nurhayati, E., & Fadillah, Y. (2022). Hubungan kondisi jamban dengan kejadian kecacingan pada anak sekolah dasar. Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, 22(2), 227–234.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Harokan, A., Asiani, G., Suryani, L., & Ekawati, D. (2025). Analisis Kepemilikan Jamban Keluarga pada Masyarakat Kelurahan Pulokerto Wilayah Kerja Puskesmas Gandus Tahun 2025. Indo Green Journal , 3(2), 8–13. https://doi.org/10.31004/green.v2i4.560

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>