Hubungan Paritas, Jarak Kehamilan dengan Kejadian Anemia di Puskesmas Kedungrejo Banyuwangi

Authors

  • Sawiyah Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr Soepraoen,Indonesia
  • Widia Shofa Ilmiah Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr Soepraoen,Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i2.431

Keywords:

Anemia, Paritas, Ibu Hamil

Abstract

Studi ini menggunakan desain kasus-kontrol retrospektif untuk menyelidiki hubungan antara paritas, jarak kehamilan, dan anemia di antara wanita hamil. Sampel terdiri dari 135 responden, termasuk 45 ibu hamil anemia dalam kelompok kasus dan 90 ibu hamil non-anemia dalam kelompok kontrol. Data sekunder dikumpulkan dari daftar Kesehatan Ibu dan Anak (MCH) dan rekam medis. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square dan Odds Ratio (OR) dengan tingkat signifikansi 5%. Temuan ini mengungkapkan hubungan yang signifikan antara paritas dan anemia ibu (p = 0,003; ATAU = 3.000; 95% CI: 1.431–6.289). Wanita dengan paritas berisiko tinggi lebih mungkin terkena anemia daripada mereka yang memiliki paritas berisiko rendah. Hubungan yang signifikan juga diamati antara interval kehamilan dan anemia (p = 0,000; ATAU = 6.844; 95% CI: 3.096–15.131). Wanita hamil dengan interval kurang dari dua tahun menghadapi risiko anemia yang jauh lebih besar. Hasil ini menunjukkan bahwa faktor reproduksi, terutama paritas dan jarak kehamilan, memainkan peran penting dalam anemia ibu dan harus dipertimbangkan dalam intervensi kesehatan pencegahan.

References

Andayani, S. R. D., Putri, A. H. A., Angelyka, D., Nawangsari, C., Chantika, S., & Zyallabiba, I. E. R. P. (2025). Skrining dan pencegahan komplikasi kehamilan karena anemia pada ibu hamil di Desa Puton Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang, 4(3), 205–217.

Arifah, D. F., & Mudlikah, S. (2024). Paritas dan usia ibu dengan anemia kehamilan di Puskesmas Nelayan Kabupaten Gresik. Jurnal Kebidanan, 45–55. https://doi.org/10.35872/jurkeb.v16i01.720

Desi Mailan Sari, D., Hermawan, D., Sahara, N., & Nurdin, T. M. (2021). Hubungan usia kehamilan, paritas, dan jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Anggut Atas Kota Bengkulu, 4, 306–312.

Heriansyah, R., & Rangkuti, N. A. (2020). Hubungan jarak kehamilan dengan kejadian anemia ibu di Puskesmas Danau Marsabut Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2019. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 5(1), 77–84. https://doi.org/10.51933/health.v5i1.242

Kurniawan, R., & Melaniani, S. (2021). Hubungan paritas, penolong persalinan dan jarak kehamilan dengan angka kematian bayi di Jawa Timur. Jurnal Biometrika dan Kependudukan, 7(2), 113.

Lestari, C. R., & Saputro, A. A. (2022). Hubungan lingkar lengan atas (LILA) dan kadar hemoglobin dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III. Jurnal Kesehatan Tambusai, 3(3), 384–395. https://doi.org/10.31004/jkt.v3i3.6516

Lusi, I. (2025). Hubungan asupan zat besi dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Turen, 2, 306–312.

Millah, A. S. (2019). Konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Desa Baregbeg Kabupaten Ciamis. Jurnal Keperawatan Galuh, 1(1), 12.

Nasruddin, H., Syamsu, R. F., & Permatasari, D. (2021). Angka kejadian anemia pada remaja di Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(4), 357–364. https://doi.org/10.59141/cerdika.v1i4.66

Nathasya, H. (2024). Asuhan keperawatan pada pasien ibu hamil yang mengalami anemia dengan masalah keletihan di Puskesmas Bangsal Kabupaten Mojokerto. Edu Research Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS), 5(1), 70–80.

Ngurah Rai, I. G. B., Kawengian, S. E. S., & Mayulu, N. (2016). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Jurnal E-Biomedik, 4(2). https://doi.org/10.35790/ebm.4.2.2016.14627

Nur Hidayah Afnas, & Arpen, R. S. (2024). Hubungan anemia pada ibu hamil trimester III dengan taksiran berat badan janin di Kabupaten Tanah Datar Tahun 2022. JAKIA: Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 2(1), 40–46. https://doi.org/10.62527/jakia.2.1.17

Pebriyanti, D., Anggraini, A., Rahmadhani, P., & Anisah. (2025). Faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Tujuh Ulu Palembang. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA, 8(2), 121–129. https://doi.org/10.32524/jksp.v8i1.1413

Riyani, R., Marianna, S., & Hijriyati, Y. (2020). Hubungan antara usia dan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Binawan Student Journal, 2(1), 178–184. https://doi.org/10.54771/bsj.v2i1.105

Sunaringtyas, A. D. (2021). Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. M usia 20 tahun kehamilan trimester III dengan anemia ringan sampai dengan perencanaan penggunaan alat kontrasepsi di RSIA Rumkitban Malang (Doctoral dissertation, ITSK RS dr. Soepraoen). Corporate Sustainability-A New Paradigm, 32(3), 56–71.

Vionalita, G., & Permata, N. T. (2020). The relationship between age of pregnant women and parity with the incidence of anemia in third semester pregnant women. https://doi.org/10.2991/ahsr.k.201125.021

Wahyuni, A., Rezeki, S., Pratiwi, R. A., & Andryani, M. (2025). Analysis of maternal and nutritional factors associated with the incidence of anemia among pregnant women at Kopelma Darussalam Primary Health Center. 11(2), 566–573.

Downloads

Published

2026-06-10

How to Cite

Sawiyah, S., & Ilmiah, W. S. (2026). Hubungan Paritas, Jarak Kehamilan dengan Kejadian Anemia di Puskesmas Kedungrejo Banyuwangi. Indo Green Journal , 4(2), 1361 – 1368. https://doi.org/10.31004/green.v4i2.431

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.