Pengaruh Edukasi Kepada Kader Posyandu terhadap Capaian K1 di Desa Kedungringin Puskesmas Kedungrejo Banyuwangi
DOI:
https://doi.org/10.31004/green.v4i2.465Keywords:
Edukasi Kader, Posyandu, Kunjungan K1, Antenatal CareAbstract
Kunjungan pertama ibu hamil (K1) merupakan bagian penting dari pelayanan antenatal care (ANC) karena dapat membantu mendeteksi lebih awal adanya risiko kehamilan serta memantau kondisi kesehatan ibu dan janin. Rendahnya cakupan K1 di Desa Kedungringin menunjukkan bahwa masih diperlukan upaya untuk meningkatkan pemanfaatan layanan kesehatan oleh ibu hamil. Salah satu cara yang mudah dilakukan dengan memebri wawasan atau ilmu kepada kader posyandu yang berperan sebagai penghubung antara tenaga kesehatan dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kepada kader posyandu terhadap capaian K1 di Desa Kedungringin wilayah kerja Puskesmas Kedungrejo Banyuwangi. Studi ini dilaksanakan dengan model kuantitatif dengan desain pre-experimental dan melibatkan 38 kader posyandu sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian K1 meningkat dari 63,2% menjadi 89,5% setelah edukasi diberikan. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai p-value 0,001 (p<0,05), menyatakan yaitu kader posyandu efektif dalam meningkatkan capaian K1 melalui peningkatan pengetahuan, komunikasi, dan pendampingan kepada ibu hamil.
References
Asmin, E., Mangosa, A. B., Kailola, N., & Tahitu, R. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kepatuhan kunjungan antenatal care di Puskesmas Rijali Tahun 2021. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 7(1), 458–464. https://doi.org/10.14710/jekk.v7i1.13161
Aufengo, N., Nayoan, C. R., Ndun, H. J. N., & Marni. (2024). Analisis peran kader posyandu dalam meningkatkan kesadaran pemeriksaan antenatal di wilayah kerja Puskesmas Ba’a Kabupaten Rote Ndao. Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan, 6(3), 730–737.
Ayuni, I. Q. (2023). Hubungan peran kader terhadap kunjungan antenatal care pada ibu hamil risiko tinggi. J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1).
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Chusniah Rachmawati, W. (2019). Promosi kesehatan & ilmu perilaku. Rineka Cipta.
Di, M., Anuntodea, P., Kota, T., Lestari, N., & Yenny, I. (2026). Pengaruh edukasi antenatal care berbasis Fogg Behavioral Model terhadap pengetahuan dan peningkatan kunjungan kehamilan K1. XX(1).
Hadiningsih, E. F., & Astutik, W. (2025). Pengaruh edukasi melalui program kelas ibu hamil terhadap pengetahuan tentang risiko tinggi dan motivasi dalam kunjungan ANC pada ibu hamil trimester II di UPTD Puskesmas Gunung Tabur. Journal of Social Science Research, 5, 1727–1751.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Muntamah, U., Pratama, A., Nada, M. Q., Nadia, S., Ramdhani, A. N., et al. (2025). Peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan manajemen Posbindu integrasi layanan primer di RW XI P4A Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang. 5(2), 137–148.
Ningsih, D. A., Sari, N. L., & Puteri, H. S. (2025). Program SAIBATIN solusi peningkatan level keberdayaan kader posyandu dan ibu hamil tentang pemberian ASI eksklusif. 7(November), 733–746. https://doi.org/10.36565/jak.v7i3.1025
Rahmawati, N. (2020). Penyuluhan tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan K1–K4 di wilayah kerja Puskesmas Padasuka Kota Bandung. Jurnal Abdi Masada, 1(1), 45–52. https://doi.org/10.38037/am.v1i1.15
Rifka Alkhilyatul Ma’rifat, & Suraharta, I. M. (2024). Model pendidikan kesehatan berbasis komunitas dalam upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak. 2, 306–312.
Riyadi, S., Munip, A., Junaidi, A., Buaja, T., Shaddiq, S., Nining, & Andriani. (2025). Bidan dan komunikasi kesehatan dalam asuhan kebidanan (Vol. 6, No. 0).
Tahir, D., & Anjarwati, N. (2025). Program edukasi dan pendampingan kesehatan terhadap perilaku ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan antenatal care. Mega Buana Journal of Innovation and Community Service, 3(2), 66–74. https://doi.org/10.59183/ej33sn78
Taliabu, H. (2026). Pemberdayaan keluarga dan kader dalam pencegahan anemia ibu. 5(1), 506–519.
Visits, K., Clinic, L., Helyanan, M. K., Dewi, R., Rahmadhani, S. P., Lusita, P., & Indriani, N. (2026). Hubungan paritas, pengetahuan dan dukungan tenaga kesehatan terhadap rendahnya cakupan kunjungan antenatal pertama (K1) murni di Klinik Charitas Lidwina Palembang. 9(1). https://doi.org/10.32524/jksp.v9i1.1914
World Health Organization. (2022). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. World Health Organization.
Yulida, S., Irwan, I., Zusmelia, Z., Siska, F., & Yushendra, Y. (2025). Penguatan kapasitas kader posyandu melalui sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran kesehatan di Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan. SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 1–9. https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v4i1.1098
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suryatin, Widia Shofa Ilmiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








