Penerapan Reality Therapy dengan Teknik WDEP untuk Meningkatkan Penerimaan Diri pada Pasien Diabetic Kidney Disease yang Menjalani Hemodialisa

Studi Kasus

Authors

  • I Gusti Ayu Agung Sri Laksmi Chandra Astiti Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia
  • Yanto Prasetyo Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i3.499

Keywords:

Reality Therapy, Wdep, Penerimaan Diri, Diabetic Kidney Disease, Hemodialisa

Abstract

Diabetic Kidney Disease (DKD) merupakan salah satu komplikasi kronis diabetes melitus yang dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal hingga memerlukan terapi hemodialisa. Kondisi ini sering menimbulkan dampak psikologis berupa kecemasan dan kesulitan dalam menerima kondisi kesehatan yang dialami. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan Reality Therapy dengan teknik WDEP (Wants, Doing, Evaluation, Planning) dalam meningkatkan penerimaan diri pada pasien DKD yang menjalani hemodialisa. Penelitian menggunakan pendekatan Single Subject Research (SSR) dengan desain studi kasus tunggal pada seorang pasien laki-laki berusia 60 tahun yang mengalami kesulitan penerimaan diri terhadap kondisi kesehatannya. Intervensi diberikan dalam empat sesi menggunakan teknik WDEP. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan penerimaan diri, berkurangnya kecemasan, meningkatnya keterbukaan dalam berinteraksi, serta berkembangnya perilaku yang lebih adaptif dalam menghadapi penyakit berinteraksi, serta berkembangnya perilaku yang lebih adaptif dalam menghadapi penyakit kronis. Temuan ini menunjukkan bahwa Reality Therapy dengan teknik WDEP efektif membantu proses penerimaan diri dan penyesuaian psikologis pada pasien yang menjalani hemodialisa.

References

Angesti, A., & Purwanti, E. (2025). Kecemasan pada pasien hemodialisa.

Caninsti, R. (2013). Kecemasan dan depresi pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani terapi hemodialisis. Jurnal Psikologi Ulayat, 1(2), 207–222.

Corey, G. (2017). Theory and practice of counseling and psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning.

Dekker, J. (2024). Psychological adjustment to disease and treatment: A general model. Stress and Health. https://doi.org/10.1002/smi.3467

Glasser, W. (1998). Choice theory: A new psychology of personal freedom. HarperCollins.

Kübler-Ross, E. (1969). On death and dying. Macmillan.

Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer.

Rahmawati, D., Sari, N. P., & Putra, A. (2021). Kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Jurnal Keperawatan, 13(2), 45–52.

Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2011). Health psychology: Biopsychosocial interactions (7th ed.). Wiley.

Stanton, A. L., Revenson, T. A., & Tennen, H. (2007). Health psychology: Psychological adjustment to chronic disease. Annual Review of Psychology, 58, 565–592.

Taylor, S. E. (2018). Health psychology (10th ed.). McGraw-Hill Education.

Yunia, E. A., Saragih, J., Damanik, D. W., & Dewi, R. S. (2023). Anxiety in patients treated with hemodialysis. Jurnal Prima Medika Sains, 5(2), 182–186. https://doi.org/10.34012/jpms.v5i2.4588

Downloads

Published

2026-07-07

How to Cite

Astiti, I. G. A. A. S. L. C., & Prasetyo, Y. (2026). Penerapan Reality Therapy dengan Teknik WDEP untuk Meningkatkan Penerimaan Diri pada Pasien Diabetic Kidney Disease yang Menjalani Hemodialisa: Studi Kasus. Indo Green Journal , 4(3), 236 – 240. https://doi.org/10.31004/green.v4i3.499

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.