Sedekah Bumi
Jejak Kearifan Lokal dalam Menjaga Harmoni Kehidupan Masyarakat Kampung Bungaraya
DOI:
https://doi.org/10.31004/green.v4i3.923Keywords:
Sedekah Bumi, Local Wisdom, Cultural Values, Agrarian Community, Tradition ContinuityAbstract
Sedekah Bumi merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat agraris yang diwariskan secara turun-temurun tetapi perubahan sosial berpotensi memengaruhi bentuk pelaksanaan dan keberlangsungannya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keberadaan, bentuk pelaksanaan, keterlibatan masyarakat, nilai religius, sosial, dan budaya, serta perubahan dan keberlanjutan tradisi Sedekah Bumi di Kampung Bungaraya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan penggalian informasi dari informan yang mengetahui pelaksanaan tradisi Sedekah Bumi. Data kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan aspek sejarah, bentuk pelaksanaan, keterlibatan masyarakat, nilai-nilai tradisi, perubahan, variasi, dan keberlanjutannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sedekah Bumi masih dilaksanakan secara rutin pada bulan Suro melalui doa bersama, penyediaan makanan tradisional, dan makan bersama, serta pada wilayah tertentu disertai penyembelihan kambing. Tradisi ini melibatkan masyarakat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama serta mengandung nilai religius berupa rasa syukur dan permohonan keberkahan, nilai sosial berupa gotong royong, silaturahmi, dan kebersamaan, serta nilai budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat. Pelaksanaan tradisi mengalami penyederhanaan dan variasi antarwilayah, tetapi nilai-nilai utamanya tetap dipertahankan. Dengan demikian, keberlanjutan Sedekah Bumi berlangsung melalui adaptasi bentuk pelaksanaan tanpa menghilangkan nilai religius, sosial, dan budaya yang menjadi inti tradisi.
References
Babu, M. A., Wulandari, L. W., & Susanto, D. R. (2024). Implementasi Kearifan Lokal Untuk Pariwisata Berkelanjutan di Desa Wisata Boti Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur. In Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata (Vol. 7, Issue 3, pp. 34–42). Universitas Pendidikan Ganesha. https://doi.org/10.23887/jmpp.v7i3.85444
Braun, V., & Clarke, V. (2020). Can I use TA ? Should I use TA ? Should I not use TA ? Comparing reflexive thematic analysis and other pattern-based qualitative analytic approaches. Couns Psychother Res, September, 1–11. https://doi.org/10.1002/capr.12360
Campo, L. R., Vila, T. D., González, E. A., Braña-rey, F., & Campo, L. R. (2024). Community-centred perspectives on intangible cultural heritage : authenticity and emotional experiences in Galicia ’ s Festa do Boi heritage : authenticity and emotional experiences in Galicia ’ s Festa do Boi. Journal of Tourism and Cultural Change, 6825, 512–532. https://doi.org/10.1080/14766825.2024.2437420
Chandra Saputra Damanik, Cepriadi, K. (2016). Strategi Mempertahankan Kearifan Lokal Petani Padi Sawah Di Desa Bungaraya Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak. Jom Faperta, 3(1).
Danugroho, A., Rustinsyah, R., Adib, M., Ardyawin, I., Idris, U., Alhada, M., & Habib, F. (2025). Social Sciences & Humanities Open Ritual , ecology , and climate change : An ethnoecological study of agricultural communities in East Java. Social Sciences & Humanities Open, 12(June), 102061. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2025.102061
Dorji, T., Rinchen, K., Morrison-saunders, A., Blake, D., & Banham, V. (2024). Understanding How Indigenous Knowledge Contributes to Climate Change Adaptation and Resilience : A Systematic Literature Review. Environmental Management, 1101–1123. https://doi.org/10.1007/s00267-024-02032-x
Dwi, L., Sari, I., Marzuqi, I., & Rahmawati, Z. D. (2022). Nilai Budaya Sedekah Bumi Desa Turigede, Kepohbaru, Bojonegoro. EDU-KATA, 8(1).
Eriksson, B. (2023). Bonding and bridging : Social cohesion in collaborative cultural practices in shared local spaces. Nordisk Kulturpolitisk Tidsskrift, 1, 26–41.
Huda, M. T. (2025). Studi Kerukunan Umat Beragama di Kediri. Al-Mabsut Jurnal Studi Islam Dan Sosial, 19(2). https://doi.org/10.56997/almabsut.v19i2.3087
Kumalasari, L. D. (2022). Makna Solidaritas Sosial Dalam Tradisi ‘Sedekah Desa’ (Studi pada Masyarakat Desa Ngogri Megaluh Jombang). JURNAL PARTISIPATORIS, 4(1), 83–97.
Lestari, N. (2024). A systematic literature review about local wisdom and sustainability : Contribution and recommendation to science education. EURASIA Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 20(2).
Lubis, Y. M., & Kadri, W. N. (2025). Social Change in Contemporary Islamic Community Development through Transformative Da ’ wah Praxis. Al- Hikmah, 1, 57–76.
Marinda, R. D., & Kasudarman, M. R. (2026). Negosiasi Identitas Budaya : Ritual Sedekah Bumi Masyarakat Perkotaan di Surabaya. Jurnal Budaya Etnika Vol., 10(1).
Maryatul Kiftiyah, Lifiana, Pinihanti, S. (2020). Penanaman Rasa Syukur Melalui Tradisi Sedekah Bumi Di Desa Tegalarum, Demak : Kajian Indigenous Psikologi. Dinamika Sosial Budaya, 22(2), 105–117.
Mohd, A., & Abang, R. (2026). Bibliometric analysis on local wisdom research in Southeast Asia. Discover Global Society, 4(30).
Muhammad Aulia Rahman, Bambang Subiyakto, H. S. (2025). Changes in the Traditional Ceremony of Mesiwah Pare to Mesiwah Pare Gumboh Dayak Deah, Liyu Village, Halong District, Balangan Regency, South Kalimantan. Jurnal Pendidikan IPS, 15(3), 740–750.
Mutakin, A., Lubis, R., & Saujan, I. (2025). The Dynamic Interplay: A Normative-Philosophical Study of Islam and Local Wisdom in Indonesia. ASEAN Journal of Islamic Studies and Civilization (AJISC) Vol., 02(1), 61–91. https://doi.org/10.62976/ajisc.v2i1.1369
NingRum, R. N. (2026). Nilai sosial budaya tradisi sedekah bumi bagi siswa sekolah dasar di desa ketapangtelu lamongan. Jurnal Budaya Nusantara, 8(February), 113–119.
Oliveirra, S. L. (2024). The Role of Cultural Festivals in Fostering Social Cohesion in Multicultural Societies in Brazil. Enigma in Cultural Journal, 90–102.
Resticka, G. A., Nurdiyanto, E., Junawaroh, S., Nani, S., Yanti, H., Oktaviana, I., Nurharyani, O. P., & Soedirman, U. J. (2024). Adat Kasepuhan Kalitanjung Dalam Pelestarian Budaya Lokal ( Kajian Etnolinguistik ). SALINGKA, Majalah Ilmiah Bahasa Dan Sastra, 21(1), 75–90.
Rizkiyani, A., & Saefudin, A. (2024). Sedekah Bumi sebagai Media Pendidikan Karakter Religius : Studi Kasus di Desa Batealit , Jepara. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI), 5(November), 461–478. https://doi.org/10.22373/jsai.v5i3.6351
Rochmawati, N., & Alhassan, M. L. (2021). Sedekah Bumi : Model Kebersyukuran Dan Resiliensi Komunitas Pada Masyarakat Pesisir Utara Jawa Tengah. Jurnal Penelitian, 15, 1–26.
Sartini, N. W. (2017). Makna simbolik bahasa ritual pertanian masyarakat Bali. Jurnal Kajian Bali, 07, 99–120.
Siregar, H. S., Fikri, M., & Khorinnisa, R. (2021). The Value of Islamic Education in the Sedekah Bumi ritual. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 13(December).
Stepney, N. S., Provost, F., Bhangu, S., & Caduff, C. (2023). Introduction to qualitative research methods : Part 2. Perspect Clin Res, 14, 95–99. https://doi.org/10.4103/picr.picr
Taufiq, Andi Muhammad, Rifki Rosyad, dadang K. (2023). Dampak Tradisi Sedekah Bumi terhadap Kerukunan Umat Beragama di Blitar , Jawa Timur. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 3(1), 117–130.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Susilawati Susilawati, Salwa Aulia, Nur Fatimatu Zahro, Nurul Istiqomah, Ina Lestari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








