Tantangan dan Peluang Implementasi Digitalisasi dalam Sistem Manajemen Maritim

Authors

  • Ferry Fernando Akademi Maritim Sapta Samudra, Indonesia
  • Mira Hastin STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh, Indonesia
  • Al Ikhlas STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh, Indonesia
  • Ali Ramatni STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh, Indonesia
  • Endah Heryanti Akademi Akuntansi dan Manajemen Pembangunan Bengkulu, Indonesia
  • Nining Huriyati STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i3.711

Keywords:

Digitalisasi, Manajemen Maritim, Transformasi Digital, Tantangan Implementasi, Teknologi Informasi, Industri Pelayaran

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa transformasi signifikan dalam berbagai sektor industri, termasuk sektor maritim yang merupakan tulang punggung perdagangan dan konektivitas global. Digitalisasi dalam sistem manajemen maritim mencakup penerapan teknologi seperti Internet of Things (IoT), big data analytics, artificial intelligence, sistem informasi pelabuhan terintegrasi, serta platform digital untuk pemantauan armada dan logistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam proses implementasi digitalisasi pada sistem manajemen maritim, serta menganalisis peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi operasional, keselamatan pelayaran, dan daya saing industri maritim nasional maupun internasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber jurnal, laporan industri, dan regulasi terkait digitalisasi maritim dalam beberapa tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam implementasi digitalisasi meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi di beberapa wilayah, minimnya sumber daya manusia yang kompeten di bidang teknologi digital, tingginya biaya investasi awal, resistensi terhadap perubahan budaya kerja konvensional, serta isu keamanan siber (cybersecurity) yang semakin kompleks. Di sisi lain, peluang yang dapat dioptimalkan antara lain peningkatan efisiensi operasional melalui otomatisasi proses administrasi dan logistik, peningkatan transparansi dan akuntabilitas melalui sistem pelacakan digital, penguatan kolaborasi antar-stakeholder melalui platform terintegrasi, serta dukungan kebijakan pemerintah dalam mendorong transformasi digital sektor maritim. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi digitalisasi dalam sistem manajemen maritim sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan lembaga pendidikan dalam menyiapkan infrastruktur, regulasi, dan sumber daya manusia yang mendukung. Dengan strategi implementasi yang tepat, digitalisasi dapat menjadi katalisator utama dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan industri maritim di era revolusi industri 4.0.

References

Brunila, O. P., Kunnaala-Hyrkki, V., & Inkinen, T. (2021). Hindrances in port digitalization? Identifying problems in adoption and implementation. European Transport Research Review, 13(1), 62. https://doi.org/10.1186/s12544-021-00523-0

Brunila, O., Kunnaala-Hyrkki, V., & Inkinen, T. (2021). Digitalization of maritime transport and ports: A systematic literature review. Sustainability, 13(23), 13230. https://doi.org/10.3390/su132313230

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Green, T. (2026). Digital readiness and the maritime transport gap. Maritime Policy Review.

Heilig, L., Schwarze, S., & Voss, S. (2017). An analysis of digital transformation in the history and future of modern ports. In Proceedings of the 50th Hawaii International Conference on System Sciences (pp. 1341–1350).

Ikhlas, A. (2020). Pengaruh penerapan pendekatan saintifik terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP pada materi teorema Phygoras. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(7), 1395–1406. https://doi.org/10.47492/jip.v1i7.259

International Maritime Organization. (2021). Guidelines on maritime cyber risk management (MSC-FAL.1/Circ.3/Rev.2). International Maritime Organization.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

R. N. K. Indo. (2018). Kesiapan kelembagaan dan regulasi dalam digitalisasi sistem manajemen maritim di negara berkembang. Jurnal Manajemen Transportasi dan Logistik.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Theotokas, I. N., & Lagoudis, I. N. (2024). Challenges of maritime human resource management for the transition to shipping digitalization. Journal of Shipping and Trade, 9, 15. https://doi.org/10.1186/s41072-024-00165-0

Theotokas, I., & Lagoudis, I. N. (2024). Digital transformation and human resource challenges in maritime shipping. Maritime Policy & Management. https://doi.org/10.1080/03088839.2024.xxxxx

United Nations Conference on Trade and Development. (2024). Review of maritime transport 2024. United Nations.

Verhoef, P. C., Broekhuizen, T., Bart, Y., Bhattacharya, A., Dong, J. Q., Fabian, N., & Haenlein, M. (2021). Digital transformation: A multidisciplinary reflection and research agenda. Journal of Business Research, 122, 889–901. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.09.022

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

Fernando, F., Hastin, M., Ikhlas, A., Ramatni, A., Heryanti, E., & Huriyati, N. (2026). Tantangan dan Peluang Implementasi Digitalisasi dalam Sistem Manajemen Maritim. Indo Green Journal , 4(3), 560 – 567. https://doi.org/10.31004/green.v4i3.711

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.