Pembelajaran MIPA Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Literasi Sains di Universitas

Implementasi Kurikulum Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEAM)

Authors

  • Muhammad Arsyad Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Nana Sutrisna STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh, Indonesia
  • Efriana Jon STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh, Indonesia
  • Al Ikhlas STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh, Indonesia
  • Jumriah Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Indonesia
  • Juwairiah Politeknik Negeri Media Kreatif PSDKU Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i3.649

Keywords:

Pembelajaran Berbasis Proyek, Literasi Sains, STEAM, Pendidikan MIPA, Kurikulum

Abstract

Literasi sains merupakan kompetensi esensial bagi mahasiswa program studi MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) untuk menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21 yang menuntut kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan penerapan konsep ilmiah dalam konteks kehidupan nyata. Namun, pembelajaran MIPA di perguruan tinggi masih cenderung bersifat teoretis dan terfragmentasi antar disiplin ilmu, sehingga belum optimal dalam menumbuhkan literasi sains mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang terintegrasi dengan kurikulum STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) serta menganalisis pengaruhnya terhadap peningkatan literasi sains mahasiswa di lingkungan universitas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment (one-group pretest-posttest design), yang dilaksanakan pada mahasiswa program studi MIPA di beberapa perguruan tinggi mitra. Instrumen yang digunakan meliputi tes literasi sains, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respons mahasiswa. Data dianalisis menggunakan uji-t berpasangan (paired sample t-test) dan uji N-Gain untuk mengukur besarnya peningkatan literasi sains sebelum dan setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan STEAM berpengaruh signifikan terhadap peningkatan literasi sains mahasiswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata dari kategori rendah menjadi kategori sedang hingga tinggi, dengan nilai N-Gain berada pada kategori sedang-tinggi. Peningkatan tersebut terjadi pada seluruh aspek literasi sains, meliputi aspek konten, proses, dan konteks sains, dengan aspek proses sains menunjukkan peningkatan paling signifikan karena mahasiswa terlibat langsung dalam merancang, mengembangkan, dan menguji produk atau solusi berbasis proyek. Selain itu, hasil angket respons menunjukkan bahwa mahasiswa memberikan tanggapan positif terhadap pembelajaran berbasis proyek berbasis STEAM karena dianggap lebih kontekstual, kolaboratif, dan relevan dengan perkembangan teknologi. Penelitian ini merekomendasikan agar integrasi pendekatan STEAM dalam pembelajaran MIPA berbasis proyek dapat diadopsi secara lebih luas sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan literasi sains mahasiswa serta mempersiapkan lulusan yang memiliki daya saing dan kesiapan menghadapi tantangan global.

References

Afriana, J., Permanasari, A., & Fitriani, A. (2016). Penerapan project based learning terintegrasi STEM untuk meningkatkan literasi sains siswa ditinjau dari gender. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 2(2), 202–212. https://doi.org/10.21831/jipi.v2i2.8561.

Arsyad, M., Azizi, M. A., Ikhlas, A., Leuwol, N. V., Nasyanovariani, D. F., & Manuhutu, A. (2025). Pemanfaatan AI dan deep learning dalam pembelajaran STEAM berbasis Outcome-Based Education. EDU RESEARCH, 6(1), 1180–1190. https://doi.org/10.47827/jer.v6i1.638.

Dwi, R., Maghfira Izzania, S., Winarni, E. W., & Koto, I. (2021). Pengembangan bahan ajar berbasis PjBL terintegrasi STEAM untuk memfasilitasi kemampuan literasi sains siswa sekolah dasar. Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar, 4(2), 2654–2870.

Fitriyah, A., & Ramadani, S. D. (2021). Pengaruh pembelajaran STEAM berbasis PjBL (project-based learning) terhadap keterampilan. Journal of Chemistry and Education (JCAE), 10(1), 209–226. https://doi.org/10.24252/ip.v10i1.17642

Fuadi, H., Robbia, A. Z., Jamaluddin, J., & Jufri, A. W. (2020). Analisis faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi sains peserta didik. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 5(2), 108–116. https://doi.org/10.29303/jipp.v5i2.122

GoodStats. (2023, Desember 6). Mengulik hasil PISA 2022 Indonesia: Peringkat naik, tapi tren penurunan skor berlanjut. GoodStats. https://goodstats.id/article/mengulik-hasil-pisa-2022-indonesia-peringkat-naik-tapi-tren-penurunan-skor-berlanjut-m6XDt.

Ikhlas, A. (2020). Pengaruh penerapan pendekatan saintifik terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP pada materi Teorema Phygoras. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(7), 1395–1406. https://doi.org/10.47492/jip.v1i7.259.

Ikhlas, A., & Asyhar, R. (2023). Trik konsolidasi pendidikan karakter melalui model pembelajaran Project Based Learning pada pembelajaran MIPA. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 6(4), 3228–3237.

Ikhlas, A. (2018). Pengaruh model pembelajaran berbasis masalah dan gaya kognitif siswa terhadap hasil belajar matematika siswa di kelas VIII SMP Negeri 7 Kerinci. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 2(2), 135–143. https://doi.org/10.22437/jiituj.v2i2.5988

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Siaran pers: Peringkat Indonesia pada PISA 2022 naik 5–6 posisi dibanding 2018. Kemendikbudristek. https://www.kemendikdasmen.go.id/en/siaran-pers/8990-peringkat-indonesia-pada-pisa-2022-naik-5-6-posisi-dibanding

Nofiana, M. (2017). Profil kemampuan literasi sains siswa SMP di Kota Purwokerto ditinjau dari aspek konten, proses, dan konteks sains. JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora), 1(2), 77–84. https://doi.org/10.30595/jssh.v1i2.1682.

Pertiwi, U. D., Atanti, R. D., & Ismawati, R. (2018). Pentingnya literasi sains pada pembelajaran IPA SMP abad 21. Indonesian Journal of Natural Science Education (IJNSE), 1(1), 24–29. https://doi.org/10.31002/nse.v1i1.173.

Sari, I. W., Eliza, M., Maradona, Rustiyana, Ikhlas, A., & Saragi, D. P. (2025). Strategi penanaman keterampilan abad 21 melalui kurikulum matematika di perguruan tinggi. EDU RESEARCH, 6(2), 1592–1603. https://doi.org/10.47827/jer.v6i2.979.

Sutrisna, N., & Pilendia, D. (2026). Design and validation of Canva-based interactive general biology modules: Scientific literacy scaffolds within Project-Based Learning to support 4C skills. International Journal of Education and Teaching Zone, 5(1), 109–128. https://doi.org/10.57092/ijetz.v5i1.548

Suryaningsih, S., & Ainun Nisa, F. (2021). Kontribusi STEAM project based learning dalam mengukur keterampilan proses sains dan berpikir kreatif siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(6), 1097–1111.

Universitas Bengkulu, Program Studi Pendidikan IPA. (2021). Penerapan model project based learning untuk meningkatkan literasi sains mahasiswa pendidikan IPA. Jurnal Kumparan Fisika, 4(1), 35–42.

Downloads

Published

2026-07-19

How to Cite

Arsyad, M., Sutrisna, N., Jon, E., Ikhlas, A., Jumriah, J., & Juwairiah, J. (2026). Pembelajaran MIPA Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Literasi Sains di Universitas: Implementasi Kurikulum Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEAM). Indo Green Journal , 4(3), 458 – 466. https://doi.org/10.31004/green.v4i3.649

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.