Strategi Guru BK dalam Mengatasi Perilaku Membolos pada Siswa Broken Home di SMKN 1 Kotamobagu
DOI:
https://doi.org/10.31004/green.v4i3.710Keywords:
Strategi Guru BK, Perilaku, Membolos, Broken HomeAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengatasi perilaku membolos pada siswa broken home di SMK Negeri 1 Kotamobagu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri atas guru BK dan siswa yang mengalami perilaku membolos.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru BK dalam mengatasi perilaku membolos pada siswa broken homedilakukan melalui identifikasi kondisi siswa, pendataan absensi, pemanggilan siswa, pelaksanaan konseling individu, pemberian layanan bimbingan klasikal, pendekatan persuasif, pemberian motivasi, kerja sama dengan orang tua atau wali, serta tindak lanjut secara berkelanjutan. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan siswa broken home melakukan perilaku membolos meliputi kondisi keluarga yang kurang harmonis, pertengkaran orang tua, kurangnya perhatian dari keluarga, rendahnya motivasi belajar, masalah emosional, serta pengaruh lingkungan pergaulan. Hambatan yang dihadapi guru BK dalam pelaksanaan strategi tersebut antara lain kurangnya keterbukaan siswa, minimnya dukungan dari keluarga, dan kondisi emosional siswa yang belum stabil. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi guru BK perlu dilaksanakan secara empatik, intensif, dan kolaboratif agar perilaku membolos pada siswa dapat diminimalkan.
References
Aisyah, S. H., Bahiyah, K., Prasetiya, B., & Kusumawati, D. (2022). Dampak psikologi terhadap kehidupan anak korban broken home. Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak, 3(2), 75–81. https://doi.org/10.46773/alathfal.v3i2.485.
Amria, A. D. K., Karneli, Y., & Hariko, R. (2023). Pentingnya kesiapan konselor dalam proses konseling. Ristekdik: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(3), 405–411. https://doi.org/10.31604/ristekdik.2023.v8i3.405-411
Ardilla, & Cholid, N. (2021). Pengaruh broken home terhadap anak. Studia: Jurnal Hasil Penelitian Mahasiswa, 6(1), 1–14. https://doi.org/10.32923/stu.v6i1.1968
Ariyanah, S. I. (2024). Pengaruh kontrol diri dan dukungan teman sebaya terhadap perilaku membolos siswa. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(2).
Astriadi, A. P., & Muis, T. (2022). Peran guru BK dalam mengatasi siswa membolos sekolah di SMA Al-Islam Krian Sidoarjo. Helper, 39(1).
Damayanti, F. A., & Setiawati, D. (2013). Studi tentang perilaku membolos pada siswa SMA swasta di Surabaya. Jurnal Bimbingan dan Konseling UNESA, 3(1), 454–461.
Defriyanto, & Rahayu, D. J. (2015). Evaluasi program bimbingan dan konseling dalam mengatasi perilaku membolos peserta didik di Sekolah Menengah Atas (SMA) YP Unila Bandar Lampung. KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal), 2(2), 69–76. https://doi.org/10.24042/kons.v2i2.1461
Fauziyah, N. V. (2021). Efektivitas layanan konseling individu dengan teknik behavior contract untuk mengatasi perilaku membolos siswa: Literature review. Jurnal Bikotetik: Bimbingan dan Konseling Teori dan Praktik, 5(1), 17–21.
Gintulangi, W., Puluhulawa, J., & Ngiu, Z. (2017). Dampak keluarga broken home pada prestasi belajar PKn siswa di SMA Negeri 1 Tilamuta Kabupaten Boalemo. Jurnal Pascasarjana, 2(2).
Hapni, E., Fitri, N., & Masril. (2024). Bimbingan konseling dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Pertama (SMP). G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(3), 1283–1288. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i3.4953
Hartati, M. E., & Kamasi, V. J. (2023). The Influence of Self-Concept on Burnout Among Employees of the Department of Population and Civil Registration in Minahasa Regency. Psikologi Prima, 8(2), 199–208.
Ifdil, I., Sari, I. P., & Putri, V. N. (2020). Psychological well-being remaja dari keluarga broken home. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 5(1), 35–44. https://doi.org/10.23916/08591011
Kasenda, R. Y., Yunita, R., Nelwan, S., Paputungan, D., Weku, N., & Wangki, M. C. (2026). Analisis fenomenologis intervensi bimbingan konseling pada anak trauma dalam dinamika keluarga disfungsional berkelanjutan. Belaindika, 8(1), 38–45.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Muttaqin, I., & Sulistyo, B. (2019). Analisis faktor penyebab dan dampak keluarga broken home. Raheema: Jurnal Studi Gender dan Anak, 6(2), 245–256.
Rusni, I., Karnilawati, K., Desyandri, D., & Murni, I. (2022). Dampak keluarga broken home terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 10896–10899.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tohirin. (2007). Bimbingan dan konseling di sekolah dan madrasah berbasis integrasi. RajaGrafindo Persada.
Wanda, N. (2026). Pelaksanaan konseling kognitif perilaku dengan teknik self monitoring dan token economy dalam mengurangi perilaku membolos peserta didik di SMA Negeri 1 Bangunrejo Lampung Tengah (Skripsi). UIN Raden Intan Lampung.
Wahyu, S. (2026). Implementasi layanan bimbingan belajar berbasis teori kognitif sosial Albert Bandura dalam meningkatkan disiplin belajar peserta didik di MTs Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung (Skripsi). UIN Raden Intan Lampung.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Revalina Korompot, Rinna Yuanita Kasenda, Meike Endang Hartati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








