Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai dengan Hasil Tendangan T Mahasiswa Penjaskesrek UNISI

Authors

  • Khoirul Pata Yati Universitas Islam Indragiri, Indonesia
  • Dahrial Universitas Islam Indragiri, Indonesia
  • Hamzah Universitas Islam Indragiri, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i3.696

Keywords:

Daya Ledak Otot Tungkai, Tendangan T, Pencak Silat, Mahasiswa Penjas

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan daya ledak otot tungkai dengan hasil tendangan T pada mahasiswa Penjaskesrek Universitas Islam Indragiri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 11 mahasiswa perempuan. Daya ledak otot tungkai diukur melalui standing broad jump, sedangkan hasil tendangan T ditentukan dari jumlah tendangan valid selama satu menit. Data dianalisis secara deskriptif, diuji normalitasnya menggunakan Lilliefors, kemudian diuji dengan korelasi Product Moment Pearson dan uji t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata daya ledak otot tungkai sebesar 2,44 m dengan simpangan baku 0,41, sedangkan rata-rata hasil tendangan T sebesar 44,27 tendangan per menit dengan simpangan baku 12,45. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal karena L0 variabel X sebesar 0,132 dan L0 variabel Y sebesar 0,141 lebih kecil daripada Ltabel 0,249. Hasil korelasi memperoleh r hitung 0,322 lebih kecil daripada r tabel 0,602, sedangkan uji signifikansi memperoleh t hitung 1,02 lebih kecil daripada t tabel 2,262. Dengan demikian, hubungan kedua variabel bersifat positif, tetapi rendah dan tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa hasil tendangan T satu menit lebih dipengaruhi oleh kombinasi teknik, koordinasi, ritme, keseimbangan, dan daya tahan gerak.

References

Faigenbaum, A. D., Lloyd, R. S., MacDonald, J., & Myer, G. D. (2016). Citius, altius, fortius: Beneficial effects of resistance training for young athletes. British Journal of Sports Medicine, 50(1), 3-7. https://doi.org/10.1136/bjsports-2015-094621

Irawan, F. A., Billah, T. R., Sahri, S., Indardi, N., & Rahesti, N. (2023). Dibalik gerakan tendangan double pencak silat: Kajian sistematik dalam analisis biomekanika. Jurnal Pedagogi Olahraga dan Kesehatan, 4(2), 51-61. https://doi.org/10.21831/jpok.v4i2.19406

Nabihah, M., Mulyadi, A., & Irham, I. (2024). Pengenalan olahraga pencak silat dalam melestarikan budaya asli bangsa Indonesia. An-Nizam: Jurnal Bakti Bagi Bangsa, 3(2), 149-159. https://doi.org/10.33558/an-nizam.v3i2.9166

Prabowo, A., Yarmani, Afrillyan, A., Ilahi, B. R., Ningrum, N. F. M., & Atmajaya, R. (2024). Biomechanical analysis of T-kick in pencak silat athletes in Tapak Suci, South Bengkulu. Kinestetik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 8(3), 623-634. https://doi.org/10.33369/jk.v8i3.37142

Pratiwi, R. A., Purnomo, E., & Haetami, M. (2019). Pengaruh latihan plyometrik terhadap kecepatan tendangan T pencak silat. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 8(11). https://doi.org/10.26418/jppk.v8i11.37730

Primatama, Y., Mustika, R. A., Kusuma, S. B. Y. P., Mahmudah, N., Astuti, P. R. N., & Azyahra, R. S. (2024). Biomechanical analysis of T-kick in pencak silat sports based on speed aspect. PISCES: Proceeding of Integrative Science Education Seminar, 4, 221-226. https://prosiding.iainponorogo.ac.id/index.php/pisces/article/download/1510/809/

Sasmita, K., Barlian, E., & Padli, P. (2023). Pencak silat wajah budaya bangsa Indonesia. Journal on Education, 5(2), 2869-2880. https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.935

Sinaga, F. A., Vai, A., & Adila, F. (2024). Hubungan power otot tungkai dan kecepatan reaksi dengan tendangan depan pada atlet putra pencak silat. Journal Sport Science Indonesia, 3(2), 342-354. https://doi.org/10.31258/jassi.3.2.342-354

Suchomel, T. J., Nimphius, S., Bellon, C. R., & Stone, M. H. (2018). The importance of muscular strength: Training considerations. Sports Medicine, 48(4), 765-785. https://doi.org/10.1007/s40279-018-0862-z

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

UNESCO. (2019). Traditions of pencak silat. UNESCO Intangible Cultural Heritage. https://ich.unesco.org/en/RL/traditions-of-pencak-silat-01391

Widiastuti. (2015). Tes dan pengukuran olahraga. Rajawali Pers.

Downloads

Published

2026-07-28

How to Cite

Yati, K. P., Dahrial, D., & Hamzah, H. (2026). Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai dengan Hasil Tendangan T Mahasiswa Penjaskesrek UNISI. Indo Green Journal , 4(3), 696 – 701. https://doi.org/10.31004/green.v4i3.696

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.