Analisis Krisis Reputasi Aqua dengan Pendekatan Situational Crisis Communication Theory pada Kasus Isu Sumur Bor

Authors

  • Nur Ridwan Universitas Bina Sarana Informatika, Indonesia
  • Sri Wulandari Universitas Bina Sarana Informatika, Indonesia
  • Faris Saputra Dewa Universitas Bina Sarana Informatika, Indonesia
  • Keriyono Universitas Bina Sarana Informatika, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i2.295

Keywords:

Komunikasi Krisis, Reputasi Korporasi, Aqua, Sumur Bor, Situational Crisis Communication Theory (Scct)

Abstract

Krisis reputasi yang dialami Aqua akibat isu penggunaan sumur bor sebagai sumber air pada tahun 2025, menunjukkan rapuhnya reputasi korporasi yang dibangun melalui citra sumber mata air alami. Krisis Kepercayaan terjadi, saat publik mempertanyakan klaim Aqua sebagai air pegunungan murni, sementara perusahaan menegaskan bahwa air diambil dari akuifer dalam. Analisis menggunakan Situational Crisis Communication Theory (SCCT) menempatkan kasus ini dalam kategori preventable cluster, di mana publik memberi atribusi tanggung jawab tinggi kepada perusahaan. Respons awal Aqua berupa penjelasan teknis dikategorikan sebagai strategi diminish, namun terbukti tidak cukup untuk meredakan krisis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif untuk mengungkapkan langkah yang ditempuh Aqua dalam mengatasi krisis. Pengumpulan data bersumber dari berbagai berita media online resmi, media sosial, pernyataan resmi perusahaan, artikel jurnal, dan rujukan dari berbagai situs web. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam krisis dengan tingkat tanggung jawab tinggi, perusahaan tidak bisa hanya mengandalkan penjelasan teknis. SCCT menekankan perlunya strategi rebuild yang lebih kuat, yaitu permintaan maaf yang jelas dan keterbukaan data serta komitmen perbaikan. Pemulihan reputasi tidak cukup dengan klarifikasi, tetapi membutuhkan kombinasi komunikasi yang empatik, tindakan korektif yang nyata, dan transparansi yang bisa diverifikasi publik. Dengan cara ini, kepercayaan dapat dibangun kembali secara lebih kredibel dan berkelanjutan.

References

Coombs, W. T. (2022). Ongoing crisis communication: Planning, managing and responding (10th ed.). SAGE Publications.

Danone Indonesia. (2025). Fakta di balik sumber air AQUA: Klarifikasi atas disinformasi di media sosial.

Djakaria, M. R., & Sahabi, A. (2025). Strategi pemulihan citra merek (brand image recovery) Aqua pasca krisis isu “sumur bor” di media sosial, 1, 31–37.

Fearn-Banks, K. (2017). Crisis communications: A casebook approach. Routledge.

Bloomberg Technoz. (2025). Penjelasan lengkap AQUA soal isi air sumur bor usai kena ulti KDM.

Harian Jogja. (2025). Izin air tanah AQUA akan dievaluasi Kementerian ESDM.

Leni Mardianti, D. (2025). Heboh sumber air Aqua dari sumur bor usai Dedi Mulyadi sidak pabrik di Subang. Tempo. Tempo

Octaviani, F., Raharjo, S. T., & Resnawaty, R. (2022). Strategi komunikasi dalam corporate social responsibility perusahaan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS, 4(I), 21–33. https://doi.org/10.23969/humanitas.v4ii.4882

CNBC Indonesia. (2025). DPR bombardir Aqua: Ambil air pegunungan atau air tanah?

Prasetyo, E. (2025). Skandal air sumur bor, Aqua didesak minta maaf dan beri kompensasi ke publik. RMOL SUMSEL. RMOL SUMSEL

Rayhan, A., & Muksin, N. N. (2025). Manajemen public relations dalam mengelola reputasi pada organisasi PERHUMAS.

Wulandari, S., Ridwan, N., Tiastuti, W., & Berlian, D. (2025). Communication strategy of Starbucks Indonesia’s in responding to the crisis and rebuilding brand reputation. Akrab Juara, 10(November), 424–431. https://doi.org/10.58487/akrabjuara.v10i4.2623

Downloads

Published

2026-05-24

How to Cite

Ridwan, N., Wulandari, S., Dewa, F. S., & Keriyono, K. (2026). Analisis Krisis Reputasi Aqua dengan Pendekatan Situational Crisis Communication Theory pada Kasus Isu Sumur Bor. Indo Green Journal , 4(2), 680 – 687. https://doi.org/10.31004/green.v4i2.295

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.