Pembentukan Karakter Sopan Santun Melalui Budaya Ahlan Wa Sahlan Talamidz

Authors

  • Istiana Chasana Safarina Universitas Yudharta Pasuruan
  • Askhabul Kirom Universitas Yudharta Pasuruan
  • Saifulah Saifulah Universitas Yudharta Pasuruan
  • Muhammad Nur Hadi Universitas Yudharta Pasuruan

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v1i2.9

Keywords:

Pembentukan Karakter, Sopan Santun, Budaya Ahlan Wa Sahlan Talamidz

Abstract

Melihat kondisi karakter generasi muda yang kian hari kian memilukan, sebagaimana terlihat dari masalah sosial mereka, cara hidup mereka, hingga masalah kejahatan yang menimpa anak di bawah umur. Pembentukan karakter menjadi hal yang sangat urgent untuk segera diimplementasikan, salah satunya melalui budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan implementasi budaya ahlan wa sahlan talamidz di MA Darut Taqwa Sengonagung, (2) Mendeskripsikan implikasi pembentukan karakter sopan santun melalui budaya ahlan wa sahlan talamidz terhadap perilaku peserta didik di MA Darut Taqwa Sengonagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yakni observasi, wawancara serta dokumentasi terkait, dengan informan meliputi kepala madrasah, waka bidang kurikulum, waka bidang kesiswaan dan peserta didik MA Darut Taqwa Sengonagung. Setelah data dilapangan terkumpul, peneliti menganalisis data dengan teknik kondensasi data, tampilan data, penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Budaya Ahlan Wa Sahlan Talamidz dilaksanakan setiap hari pada pukul 06:40-06:55 WIB di depan gerbang dengan jadwal guru yang ditentukan. Budaya ini dilakukan melalui strategi pembiasaan dan keteladanan maka dari itu sangat membutuhkan bantuan guru dalam pelaksanaannya. (2) Implikasi pembentukan karakter sopan santun melalui budaya ahlan wa sahlan talamidz terhadap perilaku peserta didik tercermin dari kebiasaan peserta didik diantaranya; berpenampilan sopan, bertutur kata yang santun, jika membutuhkan bantuan tidak berteriak, bersikap ramah, dan terbiasa bersalaman dengan guru maupun teman sebaya.

References

Azzet, M., Akhmad. (2011). Urgensi Pendidikan Karakter di Indonesia: Revitalisasi Pendidikan Karakter terhadap Keberhasilan Belajar dan Kemajuan Bangsa. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Cahyono, H. (2016). Pendidikan karakter: strategi pendidikan nilai dalam membentuk karakter religius. Riayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan. 1(02), pp.230–240.

Jannah, M. (2019). Metode Dan Strategi Pembentukan Karakter Religius Yang Diterapkan di SDTQ-T An Najah Pondok Pesantren Cindai Alus Martapura. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah. 4(1), pp.77–102.

Niam, K. (2022). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Al-Qur’an Surat Al-‘Alaq Ayat 1-5 Perspektif Mufassir Nusantara. Jurnal Al-Murabbi. 7(2), pp.271–285.

Priatna, T. (2018). Membangun Karakter Bangsa: Internalisasi Nilai-nilai Pancasila dalam Sistem Pendidikan Nasional. , pp.1– 69.

Ramdhan, M. (2021). Metode Penelitian (A. A. Effendy, ed.). Surabaya: Cipta Media Nusantara.

Saktian, M.L. (2020). Implementasi Progam Budaya Sekolah Dalam Menanamkan Karakter Religius dan Kedisiplinan Siswa di SMPN 1 Siman Ponorogo.

Tsauri, S. (2015). Pendidikan Karakter luang dalam Membangun Karakter Bangsa.

Ulfatin, N. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Di Bidang Pendidikan: Teori Dan Aplikasinya 4th ed. Malang: Media Nusa Creative (MNC Publishing).

Wahid, A.H. (2022). Pembacaan Hadis Jihad Perspektif Fazlur Rahman.

Zubaedi. (2015). Desain Pendidikan Karakter 4th ed. Jakarta: Prenada Media.

Downloads

Published

2023-04-26

How to Cite

Safarina, I. C., Kirom, A., Saifulah, S., & Hadi, M. N. (2023). Pembentukan Karakter Sopan Santun Melalui Budaya Ahlan Wa Sahlan Talamidz. Indo Green Journal , 1(2), 51 – 55. https://doi.org/10.31004/green.v1i2.9

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)