Analisis Konseptual Digital Project-Based Learning Berbasis Capcut untuk Internalisasi Fikih Lingkungan dan Moderasi Beragama

Authors

  • Ucu Siti Fatimah Institut Agama Islam Al-Azhary Cianjur, Indonesia
  • Irma Nurlaela Institut Agama Islam Al-Azhary Cianjur, Indonesia
  • Yanti Rusliyanti Farihah Rahmah Institut Agama Islam Al-Azhary Cianjur, Indonesia
  • Wati Irnawati Institut Agama Islam Al-Azhary Cianjur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i4.985

Keywords:

Digital Project-Based Learning, CapCut, Fikih Lingkungan, Moderasi Beragama

Abstract

Pembelajaran Fikih di tingkat menengah saat ini dihadapkan pada tantangan ganda, yaitu maraknya intoleransi beragama di ruang siber dan krisis ekologis yang membutuhkan respons nyata generasi Z. Namun, pola pembelajaran konvensional cenderung kaku dan tekstual sehingga gagal menjembatani teks hukum dengan realitas kontemporer siswa yang merupakan digital natives. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara teoretis dan metodologis model Digital Project-Based Learning (D-PjBL) berbasis aplikasi CapCut sebagai media inovatif dalam menginternalisasikan nilai Fikih Lingkungan (Fiqh al-Bi’ah) dan Moderasi Beragama. Penelitian kualitatif ini menggunakan jenis studi kepustakaan (library research) dengan rancangan analisis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan adanya irisan nilai teologis-ekologis yang kuat antara Fikih Lingkungan dan Moderasi Beragama pada indikator tasamuh (toleransi ekologis), tawazun (keseimbangan), dan la fasad (anti-perusakan). Model D-PjBL dioperasionalkan melalui enam tahapan sintaks yang mengintegrasikan fitur CapCut seperti voiceover dan auto-captions sebagai laboratorium refleksi visual bagi siswa. Aktivitas multisensori selama proses penyuntingan video mampu mentransformasikan teks Fikih yang abstrak menjadi aksi nyata digital, sekaligus mengubah peran siswa dari konsumen pasif menjadi agen syiar digital yang inklusif serta sadar lingkungan. Secara teoretis, model konseptual ini menawarkan cetak biru pembelajaran Fikih abad ke-21 yang transformatif dan adaptif.

References

Abdullah, M. A. (2020). Agama, ilmu, dan budaya: Ke arah reorientasi pembelajaran fikih di madrasah dan sekolah. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 145–168.

Bell, S. (2010). Project-based learning for the 21st century: Skills for the future. The Clearing House: A Journal of Educational Strategies, Issues and Ideas, 83(2), 39–43.

Kementerian Agama RI. (2019). Tanya jawab moderasi beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Kementerian Agama RI. (2020). Implementasi moderasi beragama dalam pendidikan Islam. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Mangunjaya, F. M. (2019). Fikih lingkungan (Fiqh al-Bi'ah): Teori dan praktik pelestarian alam dalam islam. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Mubaidi, A. (2020). Fiqh al-Bi’ah: Kontekstualisasi doktrin islam dalam menjaga keserasian lingkungan. Lingkar Media.

Prastowo, A. (2019). Analisis kontekstual pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era digital. Remaja Rosdakarya.

Prensky, M. (2001). Digital natives, digital immigrants part 1. On the Horizon, 9(5), 1–6.

Redhana, I. W. (2019). Mengembangkan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran kimia. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 13(1), 2239–2253.

Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Prenadamedia Group.

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-10-28

How to Cite

Fatimah, U. S., Nurlaela, I., Rahmah, Y. R. F., & Irnawati, W. (2026). Analisis Konseptual Digital Project-Based Learning Berbasis Capcut untuk Internalisasi Fikih Lingkungan dan Moderasi Beragama. Indo Green Journal , 4(4), 381 – 385. https://doi.org/10.31004/green.v4i4.985

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.