Analisis Pemanfaatan Peta Digital dalam Mengidentifikasi Titik Kemacetan di Kota Medan
DOI:
https://doi.org/10.31004/green.v3i1.90Keywords:
geografi, peta digital, GIS (Geography Information System), kemacetan lalu lintas, transportasi perkotaan, analisis spasial, medan, identifikasi titik kemacetanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan peta digital dalam mengidentifikasi titik-titik kemacetan di Kota Medan. Data diperoleh melalui observasi lalu lintas menggunakan Google Maps dengan fitur traffic layer pada waktu sibuk pagi dan sore hari. Metode yang digunakan adalah deskriptif spasial dengan klasifikasi tingkat kemacetan menjadi tiga kategori: Agak Macet, Macet, dan Sangat Macet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemacetan paling tinggi terjadi di enam kecamatan pusat kota seperti Medan Petisah dan Medan Amplas, yang dipengaruhi oleh aktivitas ekonomi, keterbatasan infrastruktur, serta volume kendaraan yang tinggi. Sebaliknya, kecamatan di pinggiran kota menunjukkan tingkat kemacetan lebih rendah. Analisis spasial mengungkap ketimpangan distribusi beban lalu lintas antar wilayah dan menegaskan perlunya pendekatan berbasis teknologi digital dalam perencanaan transportasi perkotaan. Penelitian ini merekomendasikan integrasi data spasial dalam penyusunan kebijakan untuk menciptakan sistem mobilitas yang adaptif dan berkelanjutan.
References
Bafdal, N., & Ardiansyah, K. A. (2011). Buku ajar sistem informasi geografis. Jatinagor: Universitas Padjajaran.
Felix, G., & Citra, W. (2022). Studi kasus pemanfaatan ideal flow network untuk mengetahui tingkat kemacetan jalan berdasarkan data GPS: Kota Surabaya. Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil, 18(2), 84–91.
Giovanni, F., & Citra, W. (2022). Studi kasus pemanfaatan ideal flow network untuk mengetahui tingkat kemacetan jalan berdasarkan data GPS: Kota Surabaya. Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil, 18(2), 84–91.
Hartanto, D. (2020). Analisis peta potensi rawan kemacetan berbasis geography information system di Kota Medan. Jurnal Geografi, 12(3), 235–244.
Lubis, R. P., & Marpaung, O. M. (2024). Penerapan sistem informasi geografis (GIS) dalam mengatasi kemacetan Kota Medan. Jurnal Teknovasi, 5(1), 1–5.
Oktavian, R. (2024). Pengembangan sistem pemetaan digital kondisi lalu lintas. Jurnal TICOM: Technology of Information and Communication, 3(1), 70–74.
Prihatini, R. L., & Marpaung, O. M. (2024). Penerapan sistem informasi geografis (GIS) dalam mengatasi kemacetan Kota Medan. Jurnal Teknovasi, 5(1), 1–5.
Rahman, A. (2019). Pengantar kartografi dan sistem informasi geografis (teori dan praktik). Kabupaten Purworejo: Universitas Lambung Mangkurat.
Santoso, J. T. (2021). GIS sistem informasi geografis. Semarang: Yayasan Primaagus Teknik.
Sulastio, B. S., & Ardiansyah, H. A. (2021). Sistem informasi geografis untuk menentukan lokasi rawan macet di jam kerja pada Kota Bandar Lampung berbasis Android. Universitas Teknokrat Indonesia, 2746–3699.
World Bank. (2020). The high cost of traffic congestion in cities: A global problem. Washington, DC: The World Bank.
World Health Organization. (2022). Air pollution and health: Summary report. Geneva: WHO Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mahara Sintong, Sahala Fransiskus Marbun , Difa Aprilia Marpaung, Yessi Afrianita, Tiara Renata Carolina Simanjuntak, Yolanda Nababan, Waren Lucia Ambarita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








