Integrasi Nilai Falsafah Budaya Tiga Pilar Cianjur dalam Model Pembelajaran PAI untuk Membentuk Akhlakul Karimah
DOI:
https://doi.org/10.31004/green.v4i3.785Keywords:
Pendidikan Agama Islam, Tiga Pilar Budaya Cianjur, Akhlakul Karimah, Kearifan LokalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis kearifan lokal Tiga Pilar Budaya Cianjur (Ngaos, Mamaos, dan Maenpo) sebagai upaya pembentukan akhlakul karimah peserta didik. Di tengah arus modernisasi yang mengikis jati diri budaya lokal, model ini menawarkan pendekatan pedagogis yang holistik dengan menyinergikan dimensi spiritual, estetik, dan kinestetik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif yang didukung oleh observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ngaos berfungsi sebagai fondasi religiusitas (olah hati), Mamaos berperan dalam internalisasi nilai kesantunan dan estetika (olah rasa), serta Maenpo menjadi sarana pengembangan karakter disiplin dan ketangguhan mental (olah raga). Integrasi ketiga pilar tersebut dalam materi PAI terbukti mampu mentransformasi pembelajaran dari sekadar transfer pengetahuan menjadi pengalaman spiritual yang kontekstual. Model ini tidak hanya memperkuat jati diri kedaerahan sesuai amanat Perda Kabupaten Cianjur Nomor 10 Tahun 2020, tetapi juga menjadi instrumen efektif dalam menanamkan karakter yang berakhlak mulia dan tangguh menghadapi tantangan global.
References
Aripin, A. (2018). Nilai-nilai kearifan lokal dalam tradisi budaya Cianjur. Jurnal Kajian Budaya Sunda.
Dienaputra, R. D. (2006). Sunda: Budaya dan sejarah. Pustaka Ramadhan.
Kuntoro. (2013). Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Pustaka.
Kurnia, L. Y., & Anoegrajekti, N. (2022). Tiga pilar budaya: Ngaos, mamaos, maenpo dan internalisasi nilai-nilai kearifan lokal. Bumi Aksara.
Kusuma, A. (2020). Identitas budaya masyarakat Cianjur dalam perspektif agamis. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Resmana, O., & Yulianti, M. (2023). Tiga pilar budaya Cianjur: Etik, estetik, kinestetik. PARAGUNA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Pemikiran, dan Kajian Seni Karawitan, 4(2), 65–80.
S. Aryanti, D. S. (2022). Penguatan pendidikan karakter melalui tiga pilar budaya (ngaos, mamaos, maenpo) dalam pembelajaran IPS di SMP. Jurnal Pendidikan IPS Indonesia, 6(3), 81.
Suryalaga, H. S. (2009). Ngaos, mamaos, maenpo: Identitas budaya Cianjur. Yayasan Masyarakat Sunda.
Syafiulloh, I., & Nugraha, A. (2026). Pengembangan materi pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis budaya lokal di Indonesia. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(2), 915–930. https://doi.org/10.61104/alzayn.v3i2.1234
Wahyudin, U. (2007). Seni tembang Sunda Cianjuran: Tinjauan historis dan filosofis. CV. Karya Putra Darwati.
Wibowo, A. (2015). Pendidikan karakter: Strategi membangun karakter bangsa berperadaban. Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rostandi, Randi Wijaya, Ali Sibro, Dindin Nasrudin Dasawarga, Wati Irnawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








