Pengaruh Variasi Sinar UV Pretreatment terhadap Ekstraksi Gelombang Mikro Senyawa Flavonoid Daun Kemangi

Authors

  • Amelinia Zulistyareni Universitas Diponegoro, Indonesia
  • Mohamad Endy Yulianto Universitas Diponegoro, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i2.215

Keywords:

Daun kemangi, Flavonoid, Pretreatment UV, Microwave Assisted Extraction, Response Surface Methodology (RSM)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum ekstraksi senyawa flavonoid dari daun kemangi (Ocimum basilicum) menggunakan metode Microwave Assisted Extraction (MAE) dengan variasi pretreatment sinar ultraviolet (UV). Proses pretreatment dilakukan dengan penyinaran menggunakan tiga jenis sinar UV, yaitu UV-A, UV-B, dan UV-C, pada variasi waktu 5, 15, dan 25 menit. Identifikasi senyawa flavonoid dilakukan melalui pereaksi HCl pekat dan logam magnesium yang menunjukkan perubahan warna merah sebagai indikasi positif keberadaan flavonoid. Selanjutnya, nilai yield (rendemen) serta kadar flavonoid total dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Variabel penelitian dirancang menggunakan Response Surface Methodology (RSM) untuk memperoleh kondisi operasi optimum dari proses ekstraksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi jenis dan lama penyinaran UV pada tahap pretreatment berpengaruh terhadap nilai yield dan kadar flavonoid total, sehingga diperoleh kondisi optimum ekstraksi senyawa flavonoid dari daun kemangi dengan metode MAE.

References

Alfaridz, F., Amalia, R., Kunci, K., Flavonoid, :, & Klasifikasi, A.-O. (2018). Review jurnal: Klasifikasi dan aktivitas farmakologi dari senyawa aktif flavonoid.

Bantis, F., Ouzounis, T., & Radoglou, K. (2016). Artificial LED lighting enhances growth characteristics and total phenolic content of Ocimum basilicum, but variably affects transplant success. Scientia Horticulturae, 198, 277–283. https://doi.org/10.1016/j.scienta.2015.11.014

Dian, Y., Kinasih, E., & Indriasari, C. (2024). Pengaruh konsentrasi pelarut etanol terhadap kadar flavonoid total ekstrak krokot magenta (Portulaca grandiflora) dengan spektrofotometer UV-Vis. Pharmasipha: Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy, 8(2). https://doi.org/10.21111/pharmasipha.v8i2

Juliadi, D., Suena, N. M. D. S., & Juanita, R. A. (2024). Penetapan kadar flavonoid total ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum basilicum var. anisatum Benth.) dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Farmasi, 11(1). https://doi.org/10.47653/farm.v11i1.744

Mulyana, E. A., Ramadan, F. A., Febriana, L., Niam, R. S., Sa’diah, R. A., Ridwan, H., & Setiadi, D. K. (2024). Efektivitas daun kemangi (Ocimum basilicum L.) sebagai antioksidan: Literature review. Intan Husada: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 12(1), 196–211. https://doi.org/10.52236/ih.v12i1.542

Wardani, I. (2024). Formulasi serbuk instan kombinasi buah pepaya (Carica papaya L.) dan buah jeruk manis (Citrus sinensis L.) yang kaya akan vitamin C. https://repository.unar.ac.id/jspui/bitstream/123456789/9759/2/Skripsi%20-%20ira%20wardani%20hasibuan%20%2820050010%29.pdf

Zahra, L. S., & Iskandar, Y. (2017). Review artikel: Kandungan senyawa kimia dan bioaktivitas.

Downloads

Published

2026-05-08

How to Cite

Zulistyareni, A., & Yulianto, M. E. (2026). Pengaruh Variasi Sinar UV Pretreatment terhadap Ekstraksi Gelombang Mikro Senyawa Flavonoid Daun Kemangi. Indo Green Journal , 4(2), 225 – 232. https://doi.org/10.31004/green.v4i2.215

Issue

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.