Historisitas Kepemimpinan Islam di Spanyol

Authors

  • Annisa Tama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal, Indonesia
  • Nur Abnisah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal, Indonesia
  • Mhd Yunus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v2i4.77

Keywords:

Islam di Spanyol, Andalusia, Kekhalifahan Umayyah, Córdoba

Abstract

Islam memiliki sejarah yang kaya di Spanyol sejak abad ke-8 Masehi, ketika Andalusia ditaklukkan oleh pasukan Muslim di bawah Thariq bin Ziyad. Masa keemasan Islam di Spanyol berlangsung lebih dari tujuh abad, ditandai oleh pencapaian luar biasa dalam ilmu pengetahuan, seni, tata kelola pemerintahan, dan toleransi antaragama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika kepemimpinan Islam di Spanyol, khususnya pada masa Kekhalifahan Umayyah di Córdoba, melalui pendekatan historis dan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang inklusif dan toleransi terhadap budaya lokal menciptakan stabilitas politik serta masyarakat multikultural yang harmonis. Tokoh seperti Abdurrahman III memainkan peran penting dalam menjadikan Córdoba sebagai pusat peradaban dunia. Kontribusi signifikan dalam bidang ilmu pengetahuan, arsitektur, dan seni, seperti Alhambra dan Masjid Agung Córdoba, menjadi bukti warisan peradaban ini. Namun, konflik internal di kalangan elite Muslim dan tekanan eksternal dari kerajaan Kristen menyebabkan runtuhnya pemerintahan Islam pada 1492. Meski begitu, warisan Islam di Spanyol tetap relevan dan memberikan pelajaran berharga tentang inklusivitas, toleransi, dan kontribusi budaya lintas peradaban. Studi ini menyoroti pentingnya stabilitas politik dan interaksi budaya dalam menciptakan pemerintahan yang berkelanjutan, serta dampaknya terhadap perkembangan global.

References

Desmaniar, D. (2017). Islam Di Spanyol: Kemunduran dan Kehancuran. Khazanah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam, 11(3), 1–14. https://doi.org/10.15548/khazanah.v0i0.58

Ernawati, T. (2019). Disintegrasi Umat Islam: Study Tentang Keruntuhan Kekuasaan Islam Di Andalusia Abad Xi. 1–138.

Ghoni, A., & Roza, E. (2024). Cordoba Menjadi Saksi Masa Kejayaan Pertadaban Islam. Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 8(2), 59–71.

Maskhuroh, L. (2015). Islam Spanyol (Perkembangan Politik, Intelektual dan Runtuhnya Kekuasaan Islam). 6.

Matondang, A. R., Said, S., & Luthfi, L. (2023). Sejarah Islam di Spanyol: Dualisme Makna antara Penyebaran Agama dan Kolonialisme Islam. Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, Dan Fenomena Agama, 24(2), 169–184. https://doi.org/10.19109/jia.v24i2.18731

Prayogi, A. (2021). Pendekatan Kualitatif dalam Ilmu Sejarah: Sebuah Telaah Konseptual. Historia Madania: Jurnal Ilmu Sejarah, 5(2), 240–254. https://doi.org/10.15575/hm.v5i2.15050

Prayogi, A., & Kurniawan, M. A. (2024). Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif : Suatu Telaah. Jurnal Multidisiplin Ilmu Nasional, 1(2), 30–37.

Rusniati, R. (2019). Masuknya Islam di Spanyol (Studi Naskah Sejarah Islam). Al-Din: Jurnal Dakwah Dan Sosial Keagamaan, 4(1), 108–119. https://doi.org/10.35673/ajdsk.v5i2.591

Zubaidah, S. (2016). Sejarah Peradaban Islam.

Downloads

Published

2024-12-18

How to Cite

Tama, A., Abnisah, N., & Yunus, M. (2024). Historisitas Kepemimpinan Islam di Spanyol. Indo Green Journal , 2(4), 217 – 221. https://doi.org/10.31004/green.v2i4.77

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.