Hubungan Usia Ibu Hamil dengan Kejadian Abortus di Puskesmas Kotaanyar Kabupaten Probolinggo
DOI:
https://doi.org/10.31004/green.v4i3.757Keywords:
Usia Kehamilan, Abortus, Puskesmas KotaanyarAbstract
Abortus merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang masih menjadi penyebab tingginya morbiditas ibu. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian abortus adalah usia ibu hamil. Kehamilan pada usia kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi dibandingkan usia reproduksi sehat (20–35 tahun). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia ibu hamil dengan kejadian abortus di Puskesmas Kotaanyar Kabupaten Probolinggo. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dan case-control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kotaanyar tahun 2025. Total sampel adalah 70 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data diperoleh dari rekam medik ibu hamil periode Januari-Desember 2025. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 36 ibu hamil usia risiko tinggi (51,4%) mengalami abortus dan 34 ibu hamil usia resiko rendah (48,6%) tidak mengalami abortus . Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu hamil dengan kejadian abortus. Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara usia ibu hamil dengan kejadian abortus di Puskesmas Kotaanyar Kabupaten Probolinggo. Saran: Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi, deteksi dini kehamilan berisiko, serta kualitas pelayanan Antenatal Care (ANC) untuk menurunkan kejadian abortus.
References
Handayani EY. Hubungan Umur dan Paritas dengan Kejadian Abortus di RSUD Kabupaten Rokan Hulu. Jurnal Maternity and Neonatal. 2021
Hidayat AA. Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisis Data.Jakarta:
Salemba Medika; 2015.
Ida Dwi. Hubungan Usia Kehamilan Remaja dengan Kejadian Abortus di RSUD Wonosari Gunungkidul. 2017. https://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1441/1/File%20pdf.pdf
diakses pada 10 Mei 2026
Kementerian Kesehatan RI. Survey Demografi Kesehatan Indonesia 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2020.
Kementerian Kesehatan RI.Pusat Data dan Informasi. Situasi Kesehatan Reproduksi Remaja .
http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin%20reproduksi%20remaja-ed.pdf diakses pada 24 Oktober 2025.
Maliana A. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Abortus Inkomplit di Ruang Kebidanan RSUD Mayjend HM Ryacudu Kota Bumi. Jurnal Kesehatan. 2020 Apr;7 (1):17-25.
Nursalam. Manajemen Keperawatan. Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika;2015.
Badan Pusat Statistik https://www.bps.go.id/subject/6/tenaga-kerja.html diakses pada 25 Oktober 2025.
Pariani LD. Faktor Resiko yang Berhubungan dengan Kejadian AbortusSpontan di RSUD Ungaran Kabupaten Semarang. Mahasiswa STIKES Ngudi Waluyo Ungaran. 2015.
Pipih Salanti, Muninggar, T. E. R. D. (2023) tentang Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Abortus Pada Ibu Hamil Di RS YT Bekasi https://www.ojsstikesbanyuwangi.com/index.php/PHJ diakses pada 12 Mei 2026
Rahmani SL. Faktor-faktor Risiko Kejadian Abortus di RS Prikasih Jakarta Selatan. Jakarta: Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. 2020.
Resha A. Hubungan Usia Ibu dan Paritas Ibu dengan Kejadian Abortus di RSUP Dr.Pirngadi Medan. Mahasiswa Sarjana Keperawatan USUInstitutional Repository. 2019.
Rochmawati PN. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Abortus di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Mahasiswa Program Sarjana Fakultas. Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2021.
Rusli RA, Meiyuntariningsih T, Warni WE. Perbedaan Depresi Pasca Melahirkan pada Ibu Primipara Ditinjau dari Usia Ibu Hamil. Jurnal INSAN. 2019;13 (1): 21-31.
Saifuddin AB. Ilmu Kebidanan. Edisi 4. Rachimhadhi T, Wiknjosastro GH, editor. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2015.
Saifuddin AB. Ilmu Kebidanan. Edisi 4. Rachimhadhi T, Wiknjosastro GH, editor. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2021.
Saifuddin AB. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Edisi 1. Wiknjosastro GH, Affandi B, Waspodo D, editor. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2015.
Siti Arofah.(2021) tentang Hubungan Karakteristik Ibu Dengan Kejadian Abortus di RSU Muhammadiyah Medan. https://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/jukep/article/view/1401/812 diakses pada 12 Mei 2026
World Health Organization(WHO).Maternal Mortality Rate.WHO; 2024.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Winggar Prawisti, Kiswati, Jenie Palupi, Erni Subiastutik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








