Refleksi Guru sebagai Mediator Hubungan Supervisi Kolaboratif Berbasis FGD dengan Kompetensi Perencanaan-Asesmen Pembelajaran Mendalam Guru SMP Negeri di Pekanbaru

Authors

  • Eva Nurkhasanah Universitas Lancang Kuning, Indonesia
  • Nurfaisal Universitas Lancang Kuning, Indonesia
  • Herdi Universitas Lancang Kuning, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i3.707

Keywords:

teacher reflection, collaborative academic supervision, focus group discussion, planning and assessment competence, deep learning, public junior high school teachers

Abstract

Peningkatan kompetensi guru dalam merencanakan dan mengases pembelajaran mendalam memerlukan pembinaan profesional yang tidak berhenti pada pemeriksaan administrasi, tetapi mendorong dialog dan refleksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis refleksi guru sebagai mediator dalam hubungan supervisi akademik kolaboratif berbasis Focus Group Discussion dengan kompetensi perencanaan dan asesmen pembelajaran mendalam pada guru SMP Negeri di Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel terdiri atas 205 guru dari 13 SMP Negeri di Kota Pekanbaru yang dipilih melalui proportionate stratified random sampling dari populasi 421 guru. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert sebanyak 60 pernyataan dan dianalisis dengan statistik deskriptif, analisis jalur, serta uji Sobel. Supervisi akademik kolaboratif berbasis FGD berada pada kategori sangat baik (rata-rata 4,2222), sedangkan refleksi guru (3,9500) dan kompetensi perencanaan dan asesmen pembelajaran mendalam (3,9332) berada pada kategori baik. Supervisi berhubungan signifikan dengan refleksi guru (β = 0,709; p < 0,001). Supervisi dan refleksi secara simultan menjelaskan 49,6% variasi kompetensi. Hubungan langsung supervisi dengan kompetensi tetap signifikan (β = 0,365; p < 0,001), demikian pula refleksi guru (β = 0,397; p < 0,001). Hubungan tidak langsung sebesar 0,281 terbukti signifikan (Z Sobel = 5,24), sehingga refleksi guru berperan sebagai mediator parsial. Temuan menegaskan pentingnya mengintegrasikan dialog supervisi, refleksi terstruktur, dan tindak lanjut perbaikan pembelajaran.

References

Bush, T. (2020). Theories of educational leadership and management (5th ed.). SAGE Publications.

Danim, S. (2019). Pengembangan profesi guru. Kencana.

Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2018). Deep learning: Engage the world change the world. Corwin.

Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 23 (8th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Krueger, R. A., & Casey, M. A. (2015). Focus groups: A practical guide for applied research (5th ed.). SAGE Publications.

Kunandar. (2015). Penilaian autentik: Penilaian hasil belajar peserta didik berdasarkan Kurikulum 2013. Rajawali Pers.

Mulyasa, E. (2021). Menjadi guru profesional: Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2023). Standar kompetensi dan sertifikasi guru. Remaja Rosdakarya.

Ma’ruf, I., & Jamilus. (2025). Kajian konsep dasar supervisi pendidikan. Jurnal Tinta: Jurnal Ilmu Keguruan dan Pendidikan, 7(2), 237-246. https://doi.org/10.35897/jurnaltinta.v7i2.1995

Prasojo, L. D. (2020). Supervisi pendidikan. Gava Media.

Rusdiana, A. (2022). Etika profesi keguruan dan refleksi instruksional. Pustaka Setia.

Sagala, S. (2020). Supervisi pembelajaran dalam profesi pendidikan. Alfabeta.

Sani, R. A. (2022). Inovasi pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Bumi Aksara.

Sanjaya, W. (2017). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.

Schön, D. A. (1983). The reflective practitioner: How professionals think in action. Basic Books.

Sudjana, N. (2019). Supervisi akademik: Pembinaan profesional guru oleh kepala sekolah. Binamulia Publika.

Sulfiani, S., Ansar, A., & Saleh, S. (2025). Analisis pelaksanaan supervisi akademik sebagai upaya meningkatkan kompetensi pedagogik guru: Studi multi situs pada SMP di Kabupaten Bantaeng. JAMP: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, 8(4), 790-803.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Zepeda, S. J. (2017). Instructional supervision: Applying tools and concepts. Routledge.

Downloads

Published

2026-08-28

How to Cite

Nurkhasanah, E., Nurfaisal, N., & Herdi, H. (2026). Refleksi Guru sebagai Mediator Hubungan Supervisi Kolaboratif Berbasis FGD dengan Kompetensi Perencanaan-Asesmen Pembelajaran Mendalam Guru SMP Negeri di Pekanbaru. Indo Green Journal , 4(3), 1596 – 1603. https://doi.org/10.31004/green.v4i3.707

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.