Hubungan Konsumsi Kafein dengan Kejadian Disminore Primer pada Remaja Putri di Tlogomas Rt 5 Rw 6

Authors

  • Roslina Kaka Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen, Indonesia
  • Rosyidah Alfitri Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i3.669

Keywords:

Konsumsi Kafein, Dismenore Primer, Remaja Putri

Abstract

Dismenore primer merupakan salah satu gangguan menstruasi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Konsumsi kafein diduga menjadi salah satu faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore primer karena efeknya terhadap sistem saraf dan pembuluh darah. Namun, hasil penelitian mengenai hubungan keduanya masih menunjukkan perbedaan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan konsumsi kafein dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di Tlogomas RT 5 RW 6. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 46 remaja putri yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data konsumsi kafein dan kejadian dismenore primer diperoleh melalui kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi p<0,05. Sebagian besar responden berusia 15 tahun (47,8%) dan mengalami menarche pada usia 12–14 tahun (93,5%). Mayoritas responden mengalami dismenore primer tingkat sedang (47,8%). Rata-rata konsumsi kafein responden sebesar 49,27±91,11 mg/hari dengan rentang 0,95–576,52 mg/hari. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai koefisien korelasi r=0,05 dan p=0,668 (p>0,05), yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi kafein dengan kejadian dismenore primer. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi kafein dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di Tlogomas RT 5 RW 6. Faktor lain di luar konsumsi kafein diduga lebih berperan dalam terjadinya dismenore primer.

References

Aisyah Ramadhini, Elly Usman, & Aladin Aladin. (2024). Hubungan Konsumsi Kopi Dengan Kejadian Dismenore. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 2(3), 21–32. https://doi.org/10.55606/detector.v2i3.4009

Amadea, M. B., Ariani, M., & Wibowo, J. M. (2025). Analysis of Consumer Behavior of Mobile Coffee As a Modern Lifestyle of the Younger Generation Analisis Perilaku Konsumen Kopi Keliling Sebagai Gaya Hidup Modern Generasi Muda. COSTING: Journal of Economic, Business and Accounting, 8, 252–263.

Djama, N. T. (2017). Kesehatan Reproduksi Remaja. Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, 10(1), 30. https://doi.org/10.32763/juke.v10i1.15

Fadhila, T. N., Maharani, K., & Harjanti, A. I. (2025). Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Dismenore Pada Siswi di SMK Negeri 5 Kendal. Inovasi Kesehatan Global, 2(2), 230–240. https://jurnal.syedzasaintika.ac.id

Farisah, N. (2022). Gambaran Tingkat Stres Dengan Kejadian Dismenore Pada Mahasiswi Pendidikan Dokter Umum Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Pada Masa Pandemi. Braz Dent J., 33(1), 1–12.

Febrina, ria. (2020). Edukasi Menstruasi pada Remaja Putri di Pondok Pesantren. JUrnal Abdimas Kesehatan (JAK), 2(3), 201–204. https://scholar.archive.org/work/zxmkoqhknbhm3aze3anydm7oy4/access/wayback/http://jak.stikba.ac.id/index.php/jak/article/download/130/89

Kumar, Sunil; Lochab,A.; Mishra, M. (2021). The Impact of Business Model Innovation (BMI) and Organisational Values on Firm Performance: Mediating Role of Corporate Sustainability. Corporate Sustainability-A New Paradigm, 32(3), 56–71.

Leksana, A. F., Wahyuni, N., Dinata, I. M. K., & Adiatmika, I. P. G. (2024). Hubungan konsumsi kafein terhadap kejadian dismenorea primer pada mahasiswi Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter Universitas Udayana. Intisari Sains Medis, 15(2), 568–572. https://doi.org/10.15562/ism.v15i2.2046

Maedy, F. S., Permatasari, T. A. E., & Sugiatmi, S. (2022). Hubungan Status Gizi dan Stres terhadap Siklus Menstruasi Remaja Putri di Indonesia. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 3(1), 1. https://doi.org/10.24853/mjnf.3.1.1-10

Munir, R., Lestari, F., Zakiah, L., Kusmiati, M., & Anggun, A. (2024). Analisa Faktor Yang Mempengaruhi Nyeri Haid (Disminorhea) Pada Mahasiswa Akademi Kebidanan Prima Husada Bogor. 2(1).

Najiyah, M. (2023). Najiyah, M. (2023). Hubungan Status Gizi, Rasio Lingkar Pinggang Panggul, Frekuensi Konsumsi Kafein Dengan Pola Menstruasi Santriwati Di Pondok Pesantren Uswatun Hasanah Kota Semarang. Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical, 44(8), 1–19. https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201

Ningsih, L., Nuli Nuryanti Zulala, & Fathiyatur Rohmah. (2026). Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) Dan Usia Menarche Dengan Kejadian Dismenore Primer Pada Siswi Kelas VII SMP Negeri 1 Gamping. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(1), 2681–2689. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.326

Nurlaeli, N. (2024). Nurlaeli, N. (2024). Pengaruh Indeks Massa Tubuh Dan Stres Dengan Kejadian Dismenore Primer Pada Remaja (Doctoral dissertation,. Edu Research Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS), 5(1), 70–80.

Rizki Awalia Putri, & Witri Suwanto. (2024). Benarkah Mahasiswa Suka Kopi? Dampak Kafein Pada Kehidupan Mahasiswa. Jurnal Dunia Pendidikan, 4(4), 2746–8674.

Salsabilla, J. (2022). Hubungan Kebiasaan Konsumsi Fast Food, Tingkat Stres Dan Status Gizi Terhadap Kejadian Dyshmenorrhea Primer Pada Siswi Di Sman 12 Kota Bekasi. Jihan Salsabilla, 72. https://repository.binawan.ac.id/2096/1/GIZI-2022-JIHAN SABILLA.pdf

Saputra, Y. A., Kurnia, A. D., & Aini, N. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Upaya Remaja untuk Menurunkan Nyeri Saat Menstruasi (Dismenore Primer). Jurnal Kesehatan Reproduksi, 7(3), 177. https://doi.org/10.22146/jkr.55433

Setiorini, A., Ratna, M. G., Zuraida, R., Kedokteran, F., Lampung, U., Anatomi, B., Kedokteran, F., Lampung, U., Farmakologi, B., Kedokteran, F., Lampung, U., Ilmu, B., Komunitas, K., Kedokteran, F., & Lampung, U. (2024). Dampak Stres pada Kesehatan The Impact of Stress on Health. 14, 2202–2210.

Syarifuddin, M. (2025). Hubungan Kebiasaan Konsumsi Minuman Berkafein dengan Tingkat Anemia Defisiensi Zat Besi pada Mahasiswi Fakultas Keperawatan dan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin= The Association of Caffeinated Beverage Consumption with Iron Deficiency Anemia among F. 2, 306–312.

Wahyuni, W., & Zulfahmi, U. (2021). Prevalensi dan Gambaran Karakteristik Dismenorea pada Remaja. Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health, 1(1), 1–13. https://doi.org/10.53088/griyawidya.v1i1.104

Wardani, P. K., Fitriana, F., & Casmi, S. C. (2021). Hubungan Siklus Menstruasi dan Usia Menarche dengan Dismenor Primer pada Siswi Kelas X. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI), 2(1), 1–10. https://doi.org/10.57084/jiksi.v2i1.414

Wiyatagati, A., & Suprayogi, F. A. (2025). Variabilitas derajat dismenore pada wanita: peran prostaglandin. Jurnal Kesehatan, 12, 1.

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

Kaka, R., & Alfitri, R. (2026). Hubungan Konsumsi Kafein dengan Kejadian Disminore Primer pada Remaja Putri di Tlogomas Rt 5 Rw 6. Indo Green Journal , 4(3), 495 – 501. https://doi.org/10.31004/green.v4i3.669

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.