Komunikasi Pemberdayaan sebagai Strategi Perubahan Sosial bagi Perempuan pada Pasangan Blue Collar (Studi Kasus mengenai Dialog Keluarga, Pengambilan Keputusan, dan Penguatan Peran Perempuan di Jabodetabek)

Authors

  • Wulan Muhariani Universitas Bina Sarana Informatika, Indonesia
  • Yulianti Fajar Wulandari Universitas Bina Sarana Informatika, Indonesia
  • Rr. Roosita Cindrakasih Universitas Bina Sarana Informatika, Indonesia
  • Cindya Yunita Pratiwi Universitas Bina Sarana Informatika, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i3.608

Keywords:

Pengambilan Keputusan, Pasangan Kerah Biru, Perubahan Strategi, Pemberdayaan Sosial Keluarga Dialog, Komunikasi, Penguatan, Perempuan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi pemberdayaan melalui dialog keluarga, pengambilan keputusan partisipatif, dan penguatan peran perempuan berfungsi sebagai strategi perubahan sosial dalam membangun hubungan yang lebih setara dalam keluarga pasangan kerah biru di Jabodetabek (Jabodetabek). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menganalisis praktik komunikasi pemberdayaan pada keluarga pasangan kerah biru di Jabodetabek melalui teknik purposive sampling dengan sepuluh pasangan suami istri sebagai informan kunci. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan pasif, dan studi dokumentasi yang dipandu oleh dimensi dialog, partisipasi, pemberdayaan, dan agensi dalam teori Komunikasi untuk Perubahan Sosial Thomas Tufte. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, tampilan data, penarikan kesimpulan dan verifikasi, sedangkan validitas data dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi teknis, dan pengecekan anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemberdayaan melalui dialog keluarga, pengambilan keputusan partisipatif, dan penguatan peran perempuan dapat mendorong perubahan hubungan yang lebih setara dalam keluarga pasangan kerah biru di Jabodetabek. Praktik komunikasi dialogis meningkatkan partisipasi perempuan dalam manajemen ekonomi, pengambilan keputusan, dan berbagai kegiatan sosial, sehingga memperkuat ketahanan keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi pemberdayaan adalah strategi perubahan sosial yang efektif karena membangun dialog, partisipasi, pemberdayaan, dan agensi yang berkelanjutan dalam kehidupan keluarga.

References

Darmasetiadi, D., & Swaradesy, R. G. (2026). Komunikasi partisipatif dalam pemberdayaan masyarakat: Studi tradisi sosial budaya. TheJournalish: Social and Government, 7(1), 32–49.

Kasim, S. S., & Jabar, A. S. (2025). Transformasi peran gender dan reorganisasi struktur sosial: Studi tentang perempuan tani dalam sektor informal. Jurnal Neo Societal, 10(3), 144–161.

Kurnia, D. (2024). Analisis komunikasi partisipatif dalam penanganan bullying pada remaja oleh Gerakan Cerdas Komunikasi Indonesia Kabupaten Bogor (Skripsi). Universitas PTIQ Jakarta.

Laili, B. N., Holid, M., & Alam, D. W. S. (2024). Pola relasi gender di kalangan pekerja migran Indonesia: Studi kasus keluarga pekerja Madura di Malaysia. ASA, 6(2), 1–11.

Nidzom, M. F., & Indallah, S. M. (2025). Standpoint epistemology in feminist philosophy of science: An analysis of Sandra Harding’s thought. Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam dan Sains, 6(1), 162–168.

Putranto, F. X. G. F., & Natalia, C. (2022). Generasi Z dan transisi pekerja blue-collar: Tantangan di tengah pandemi. Jurnal Ekonomi Indonesia, 11(2), 143–158.

Rahma, S. Z. (2025). Menyuarakan beban tak terlihat, mental load ibu: Sebuah riset aksi. IDACON-International Da’wah Conference, 218–241.

Ram, W. (2025). Peran gender dan transformasi struktur keluarga Indonesia di era Society 5.0. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(3), 669–680.

Ramadhani, A. A. (2025). Perubahan sosial long distance marriage dalam transformasi keluarga di era digital: Studi deskriptif tentang konflik peran, kebutuhan seksual, dan solusi teknologi dalam mempertahankan keharmonisan hubungan pernikahan jarak jauh pekerja di Surabaya. Paradigma, 14(1), 171–180.

Ramadhany, N. A., & Tranggono, D. (2023). Studi fenomenologi adopsi inovasi digitalisasi pariwisata Desa Wisata Hendrosari Menganti Kabupaten Gresik. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(3), 1652–1657.

Rusadi, F. M., & Anas, Y. (2025). Probabilitas penurunan pendapatan pekerja migran Indonesia di masa pandemi COVID-19. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 9(1), 301–308.

Safarudin, R., Zulfamanna, Z., Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian kualitatif. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(2), 9680–9694.

Santoso, J. M., & Riyadi, A. (2026). Model komunikasi media alternatif untuk pemberdayaan perempuan pascatambang timah Bangka Belitung. WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 25(1), 126–142.

Tufte, T. (2017). Communication and social change: A citizen perspective. John Wiley & Sons.

Usman, M. (2024). Sosiologi keluarga. Nas Media Pustaka.

Wilda, R., & Oktaviani, S. (2025). Fenomena unfollow di media sosial: Analisis perspektif teori pertukaran sosial dalam komunikasi interpersonal. IMTIYAZ: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 2(1).

Downloads

Published

2026-07-04

How to Cite

Muhariani, W., Wulandari, Y. F., Cindrakasih, R. R., & Pratiwi, C. Y. (2026). Komunikasi Pemberdayaan sebagai Strategi Perubahan Sosial bagi Perempuan pada Pasangan Blue Collar (Studi Kasus mengenai Dialog Keluarga, Pengambilan Keputusan, dan Penguatan Peran Perempuan di Jabodetabek). Indo Green Journal , 4(3), 17 – 25. https://doi.org/10.31004/green.v4i3.608

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.