Bentuk Penyajian Musik Tari Melaju dengan Mutu di Universitas PGRI Palembang

Authors

  • Devi Aprianti Universitas PGRI Palembang, Indonesia
  • Fadhilah Hidayatullah Universitas PGRI Palembang, Indonesia
  • Dedy Firmansyah Universitas PGRI Palembang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i2.490

Keywords:

Bentuk Penyajian, Musik Tari, Tari Melaju Dengan Mutu, Musik Rekaman

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian musik Tari Melaju Dengan Mutu di Universitas PGRI Palembang. Musik tari ini merupakan karya iringan tari yang menjadi salah satu identitas dan ciri khas Universitas PGRI Palembang. Musik Tari Melaju Dengan Mutu memadukan unsur musik tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Bali, Melayu, Sunda, dan Jawa yang disesuaikan dengan karakter gerak tari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyajian musik Tari Melaju Dengan Mutu terdiri atas struktur musik dan bentuk musik yang saling berkaitan. Struktur musik meliputi unsur irama, melodi, harmoni, dan bentuk lagu yang disusun secara sistematis. Bentuk musik tersusun atas tiga bagian utama, yaitu bagian awal, bagian tengah, dan bagian akhir. Pada bagian awal terdapat pengantar, intro, dan transisi. Bagian tengah berisi pola rampak zapin, pola joget, serta unsur musikal Melayu. Sementara itu, bagian akhir terdiri atas song, verse, dan coda/outro sebagai penutup pertunjukan. Musik tari ini juga menggunakan teknologi musik digital berupa virtual instrumen dan rekaman MP3 dalam proses penyajiannya. Selain berfungsi sebagai pengiring tari, musik Tari Melaju Dengan Mutu juga berperan dalam membangun suasana, memperkuat ekspresi tari, serta merepresentasikan keberagaman budaya civitas akademika Universitas PGRI Palembang

References

Auslander, P. (1999). Liveness: Performance in a mediatized culture. Routledge.

Batubara, A. (n.d.). Oleh: Rully Rochayati Treny Hera.

Benjamin, W. (1968). The work of art in the age of mechanical reproduction. Dalam H. Arendt (Ed.), Illuminations. Schocken Books.

Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (2007). Qualitative research for education: An introduction to theories and methods. Allyn & Bacon.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang. (2024). Buku pedoman akademik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Palembang.

Grout, D. J., & Palisca, C. V. (2001). A history of western music (7th ed.). W.W. Norton & Company.

Gunawan, I. (2013). Metode penelitian kualitatif: Teori dan praktik. Bumi Aksara.

Jamalus. (1988). Pengajaran musik melalui pengalaman musik. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan / Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan. https://text-id.123dok.com/document/lzgx11g2q-seni-musik-landasan-teori.html

Jazuli. (2014). Seni pertunjukan. Graha Ilmu.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.

Kuncoro, M. (2018). Metode riset untuk bisnis dan ekonomi. Erlangga.

Kunst, J. (1969). Ethnomusicology. Martinus Nijhoff.

Lasari, B. M., Hasan, H., & Elvandari, E. (2024). Tata rias dan busana tari Melaju Dengan Mutu di Universitas PGRI Palembang. Jurnal Pendidikan Seni Pertunjukan, 1(4), 190–198.

Merriam, A. P. (1964). The anthropology of music. Northwestern University Press.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Sage Publications.

Nurkhoiriya, E., Putra, R. E., & Sepdwiko, D. (2022). Bentuk penyajian musik iringan tari pasambahan di Sanggar Carano Lemabang Palembang. Jurnal Seni Pertunjukan, 7(2), 104–109.

Prier, K.-E. (1996). Ilmu bentuk musik. Pusat Musik Liturgi.

Prier, K.-E. (2011). Ilmu bentuk musik. Pusat Musik Liturgi.

Prier, K.-E. (2015). Ilmu bentuk musik. Pusat Musik Liturgi.

Rochayati, R., dkk. (2021). Bahan ajar tari Melaju Dengan Mutu dalam kajian bentuk tari. Perkumpulan Seni Sapu Lidi.

Sachs, C. (1953). World history of the dance. W.W. Norton & Company.

Schafer, R. M. (1977). The soundscape: Our sonic environment and the tuning of the world. Destiny Books.

Soedarsono, R. M. (1999). Seni pertunjukan Indonesia di era globalisasi. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Soeharto. (1992). Teori musik umum. Kanisius.

Stein, L. (1975). Structure and style: The study and analysis of musical forms. Summy-Birchard.

Sugiyono. (2019a). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2019b). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2013). Metode penelitian pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.

Sumardjo, J. (2000). Filsafat seni. ITB Press.

Sumsel Update. (2024). Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP Universitas PGRI Palembang cetak lulusan unggul. https://sumselupdate.com

Umar, H. (2013). Metode penelitian untuk skripsi dan tesis. Rajawali Pers.

Yelli, N. (2017). Bentuk penyajian musik gamelan pada tari Seinggok. Jurnal Pendidikan dan Seni Pertunjukan, 2(1), 79–85.

Downloads

Published

2026-06-19

How to Cite

Aprianti, D., Hidayatullah, F., & Firmansyah, D. (2026). Bentuk Penyajian Musik Tari Melaju dengan Mutu di Universitas PGRI Palembang. Indo Green Journal , 4(2), 1608 – 1615. https://doi.org/10.31004/green.v4i2.490

Issue

Section

Articles