Analisis Green Accounting dalam Pengelolaan Sampah sebagai Upaya Mendorong Kinerja Ekonomi Berkelanjutan

Authors

  • I Putu Ekapratama Rangga Sudana STISIP Margarana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i2.415

Keywords:

Circular Economy, Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, Nilai Ekonomi, Desa Jimbaran, Banjar Adat

Abstract

Krisis pengelolaan sampah akibat kegagalan model ekonomi linear mendorong urgensi desentralisasi tata kelola limbah berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi sampah menjadi nilai ekonomi melalui pendekatan circular economy berbasis masyarakat di Desa Jimbaran, Bali, sebuah kawasan yang memiliki karakteristik ganda sebagai pemukiman padat sekaligus pusat pariwisata pesisir. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi pasif, dan studi dokumen bersama informan kunci dari pengelola TPS3R, pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Jimbaran, pengelola bank sampah banjar, serta warga lokal. Analisis data menerapkan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekosistem sirkular di Desa Jimbaran mampu mengelola aliran material sebesar 450 ton per bulan dengan total potensi valuasi ekonomi kotor mencapai hampir Rp 100 juta per bulan. Keberhasilan model ini ditopang oleh integrasi modal sosial-kultural di hulu melalui institusi Banjar Adat dan kearifan lokal Tri Hita Karana (awig-awig) yang menjamin kepatuhan pemilahan domestik, serta strategi inovasi finansial di hilir berupa kompensasi tarif asimetris (subsidi silang dari retribusi sektor industri pariwisata). Subsidi tersebut berfungsi sebagai dana penyangga (buffer fund) untuk meredam volatilitas harga pasar daur ulang global. Kesimpulannya, sinergi antara kepatuhan kultural dan pengelolaan ekonomi makro kawasan pariwisata mampu menciptakan model tata kelola sampah desentralistik yang tangguh, mandiri secara finansial, dan berkelanjutan secara ekologis.

References

Bocken, N. M., de Pauw, I., Bakker, C., & van der Grinten, B. (2016). Product design and business model strategies for a circular economy. Journal of Industrial and Production Engineering, 33(5), 308–320.

Geissdoerfer, M., Pieroni, M. P., Pigosso, D. C., & Soufani, K. (2020). Circular business models: A review. Business Strategy and the Environment, 29(8), 3435–3460.

Ghisellini, P., Cialani, C., & Ulgiati, S. (2016). A review on circular economy: The expected transition to a balanced interplay of environmental and economic systems. Journal of Cleaner Production, 114, 11–32.

Gubernur Bali. (2019). Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber. Pemerintah Provinsi Bali.

Kirchherr, J., Reike, D., & Hekkert, M. (2017). Conceptualizing the circular economy: An analysis of 114 definitions. Resources, Conservation and Recycling, 127, 221–232.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Pranata, I. G. A., & Sukmawati, N. L. P. (2024). Reaktualisasi nilai Tri Hita Karana dan peran banjar adat dalam mitigasi krisis lingkungan di Bali. Jurnal Tata Kelola Sosio-Kultural, 6(1), 45–58.

Putra, I. B. G., & Astuti, N. W. (2022). Optimasi TPS3R melalui biokonversi maggot BSF: Studi finansial dan lingkungan desa adat di Badung. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 15(1), 12–25.

Sari, M. P., & Ramadhan, F. (2023). Analisis insentif finansial dan efektivitas keberlanjutan bank sampah berbasis komunitas. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 14(2), 115–128.

Suryani, L. P., Utami, N. M. S., & Budiasa, I. K. (2024). Pengelolaan sampah kawasan pesisir pariwisata Jimbaran: Tantangan karakteristik ganda dan estetika lingkungan. Jurnal Ilmu Lingkungan dan Pariwisata, 22(1), 89–104.

Wahyuni, S. (2021). Rantai nilai ekonomi sirkular pada industri daur ulang plastik di kawasan urban-tourism. Jurnal Manajemen dan Bisnis Sinergi, 13(2), 77–89.

Wardani, A. K., & Putra, I. M. A. (2023). Desentralisasi pengelolaan sampah pasca-saturasi TPA Suwung: Studi kasus di Kabupaten Badung. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 11(3), 312–326.

Wijaya, C., & Utami, R. D. (2023). Kegagalan pendekatan top-down dalam manajemen sampah domestik di Indonesia: Urgensi modal sosial komunitas. Jurnal Sosiologi Lingkungan, 9(2), 201–215.

Downloads

Published

2026-06-08

How to Cite

Sudana, I. P. E. R. (2026). Analisis Green Accounting dalam Pengelolaan Sampah sebagai Upaya Mendorong Kinerja Ekonomi Berkelanjutan. Indo Green Journal , 4(2), 1276 – 1280. https://doi.org/10.31004/green.v4i2.415

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.