Hubungan antara Kelancaran Membaca dan Self-assessment dalam Pembelajaran Extensive Reading pada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang
DOI:
https://doi.org/10.31004/green.v4i2.389Keywords:
Extensive Reading, Kelancaran Membaca, Self-Assessment, TadokuAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kelancaran membaca dan Self-assessment dalam pembelajaran Extensive Reading (Tadoku) pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Riau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 30 mahasiswa angkatan 2024. Data kelancaran membaca dikumpulkan melalui tes membaca lisan yang mencakup indikator akurasi dekoding dan kecepatan membaca, sedangkan data Self-assessment diperoleh melalui kuesioner berskala Likert yang telah divalidasi (21 butir, Cronbach’s Alpha = 0,854). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan: (1) tingkat kelancaran membaca mahasiswa berada pada kategori sedang; (2) nilai Self-assessment mahasiswa berada pada kategori tinggi; dan (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kelancaran membaca dan Self-assessment dengan koefisien korelasi ρ = 0,468 (p = 0,009), yang termasuk dalam kategori hubungan sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa dengan Self-assessment lebih baik cenderung memiliki kelancaran membaca yang lebih tinggi. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengajar untuk mengintegrasikan Self-assessment secara lebih terstruktur dalam pembelajaran Tadoku.
References
Butler, Y. G., & Lee, J. (2010). The effects of self-assessment among young learners of English. Language Testing, 27(1), 5–31. https://doi.org/10.1177/0265532209346370
Day, R., & Bamford, J. (1998). Extensive reading in the second language classroom. RELC Journal, 29(2), 187–191.
Day, R., & Bamford, J. (2002). Top ten principles for teaching extensive reading. Reading in a Foreign Language, 14(2), 136–141.
Grabe, W., & Stoller, F. L. (2019). Teaching and researching reading (3rd ed.). Routledge.
Hakim, R. F., Setiawati, N., & Noverisa, E. J. (2025). Peningkatan reading interest melalui pendekatan Tadoku pada mata kuliah Dokkai II. Kagami: Jurnal Pendidikan dan Bahasa Jepang, 16(1), 59–65.
Ikeda, Y. (2020). Self-assessments of students in extensive reading classes for Japanese learners. Journal of University Education Research, Ibaraki University, 3, 45–52.
LaBerge, D., & Samuels, S. J. (1974). Toward a theory of automatic information processing in reading. Cognitive Psychology, 6(2), 293–323.
Mikami, H., & Shiozawa, T. (2023). Cheating in extensive reading: Myth or reality? SAGE Open, 13(2), 21582440231168809.
Nation, I. S. P., & Waring, R. (2020). Teaching extensive reading in another language. Routledge.
Puripunyavanich, M., & Waring, R. (2024). Investigating the implementation of extensive reading in four Asian countries. Reading in a Foreign Language, 36(1), 1–34.
Rasinski, T. V. (2004). Assessing reading fluency. Pacific Resources for Education and Learning (PREL).
Sugiyono. (2015). Statistik non parametris untuk penelitian. CV. Alfabeta.
Wahidati, L., Sasaki, R., Onuma, G., & Nishfullayli, S. I. (2025). Students’ attitudes towards Tadoku using graded readers in the Indonesian JFL context. Lingua Cultura, 19(1), 53–61.
Wulandari, R., & Tirtawati, D. (2022). Hubungan antara reading fluency dengan prestasi belajar pada anak kelas 1 SD di Kecamatan Nguntoronadi. Jurnal Terapi Wicara dan Bahasa, 1(1), 93–104.
Yoshimura, Y. (2018). Self-assessment in extensive reading: Correlations between self-assessment and objective test. In Proceedings of the 42nd Annual Conference of the Canadian Association for Japanese Language Education (CAJLE) (pp. 364–371).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rahmadani, Merri Silvia Basri, Dini Budiani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








