Layanan Konseling Realitas dalam Peningkatan Kedisiplinan Belajar Peserta Didik SMP Advent Pioneer Tondano
DOI:
https://doi.org/10.31004/green.v4i2.345Keywords:
Konseling Realitas, Kedisiplinan Belajar, Layanan KonselingAbstract
Kedisiplinan belajar merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran dan pembentukan tanggung jawab peserta didik. Namun, pada kenyataannya masih ditemukan peserta didik yang menunjukkan perilaku belajar kurang disiplin, seperti terlambat masuk kelas, menunda penyelesaian tugas, serta kurang mematuhi jadwal belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling realitas dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa di SMP Advent Pioneer Tondano. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen melalui model one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 10 siswa yang memiliki tingkat kedisiplinan belajar rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kedisiplinan belajar dan observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kedisiplinan belajar siswa setelah diberikan layanan konseling realitas. Perbedaan skor pretest dan posttest menunjukkan bahwa layanan konseling realitas efektif dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa, khususnya dalam aspek ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan belajar, dan tanggung jawab akademik. Dengan demikian, layanan konseling realitas dapat digunakan sebagai salah satu alternatif layanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa disekolah.
References
Al Ihsan, D. R., & Setyowati, A. (2023). The effectiveness of group counselling using cognitive restructuration techniques to improve students’ learning discipline. Journal of Education and Counseling (JECO).
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Astuti, A. S., Rakhmawati, D., & Widiharto, A. (2025). Konseling kelompok behavior untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa SMP Negeri 3 Simo. Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 1(2).
Corey, G. (2017). Theory and practice of counseling and psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning.
Glasser, W. (1998). Choice theory: A new psychology of personal freedom. HarperCollins.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. Sage Publications.
Nadhifa, F., & Ridjal, T. (2020). Konseling kelompok realita untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa Madrasah Ibtidaiyah. Perspektif Ilmu Pendidikan, 34(1), 49–58.
Nurjanah, A. S., Sanyata, S., & Zatrahadi, M. F. (2021). The effectiveness of reality therapy in improving learning motivation and discipline. PSIKOPEDAGOGIA: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10(2).
Prayitno. (2014). Layanan bimbingan dan konseling. UNP Press.
Saragih, A. P. F., Mangantes, M. L., & Kasenda, R. Y. (2025). Pengaruh lingkungan teman sebaya terhadap kontrol diri siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Tondano. Psikopedia, 6(1), 9–14. https://doi.org/10.53682/pj.v6i1.11421
Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.
Sukardi, D. K. (2010). Pengantar pelaksanaan program bimbingan dan konseling di sekolah. Rineka Cipta.
Sumolang, R. P., Hartati, M. E., & Narosaputra, D. A. N. (2025). Analisis perbedaan kecenderungan penyesuaian diri pada mahasiswa psikologi angkatan 2023. Psikopedia, 6(1), 97–106. https://doi.org/10.53682/pj.v6i1.11685
Tu’u, T. (2004). Peran disiplin pada perilaku dan prestasi siswa. Grasindo.
Winkel, W. S., & Hastuti, S. (2013). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan. Media Abadi.
Zimmerman, B. J. (2000). Attaining self-regulation: A social cognitive perspective. In M. Boekaerts, P. R. Pintrich, & M. Zeidner (Eds.), Handbook of self-regulation (pp. 13–39). Academic Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rivaldo Karundeng, Rinna Y. Kasenda, Meike Endang Hartati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








