Upacara Adat Ulaon Saur Matua Masyarakat Batak Toba dalam Mengenang Orang Tua Yang Sudah Meninggal Dunia dan Eksitensinya Dikota Jambi
DOI:
https://doi.org/10.31004/green.v4i2.294Keywords:
Masyarakat Batak Toba, Ulaon Saur Matua, Ritual Kematian, Pelestarian Budaya, Identitas Etnik, Kota JambiAbstract
Indonesia memiliki beragam kekayaan budaya, termasuk dalam hal adat istiadat, seni, bahasa, agama, dan suku. Setiap suku memiliki tradisi dan adat yang unik. Namun, sering kali muncul kontroversi antara iman Kristen dan pelaksanaan adat istiadat, khususnya dalam konteks penelitian ini, yaitu suku Batak Toba dengan upacara adat kematian yang dikenal sebagai “saur matua”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upacara adat kematian Saur Matua dari sudut pandang iman Kristen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk menjawab atau menyelesaikan permasalahan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman akan kebenaran ajaran Tuhan sangat penting dalam pelaksanaan upacara adat kematian Saur Matua, karena upacara ini tidak dapat dipisahkan dari budaya masyarakat Batak Toba. Oleh karena itu, perspektif iman Kristen sangat diperlukan untuk mengantisipasi hal-hal yang bertentangan dengan ajaran iman Kristen.
References
Aritonang, J. S. (1988). Sejarah pendidikan Kristen di Tanah Batak. Siantar.
Flora, H. (2015). Makna andung dalam upacara saur matua masyarakat Batak Toba di Pekanbaru. FISIP UR.
Hutagalung, W. M. (1991). Pustaka Batak: Tarombo dohot turiturian ni bangso Batak. Tulus Jaya.
Lumongga, Pardede, R. A. (2010). Masisisean di ulaon adat. CV. Tulus Jaya.
Raja Marpodang, G. (1992). Dalihan na tolu: Nilai budaya Batak (tiga tungku), yang mencakup: Hula-hula, dongan tubuh, dan boru. CV. Armanda.
Sanafiah, F. (1990). Penelitian kualitatif: Dasar-dasar dan aplikasi. Y.A.3.
Sihombing, T. M. (1989). Jambar hata tu ulaon. CV. Tulus Jaya.
Sitanggang, J. P. (2014). Batak na marserak: Orang Batak yang terpencar. Raja Na Pogos.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dikita Handayani LumbanToruan, Bataris sitanggang, Junita Yosephine Sinurat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








