Reanalisis Kerja Sama Guru dan Orangtua dalam Mendukung Proses Pembelajaran Deep Learning Anak Usia 5-6 Tahun di TK Permata Hati Rupat
DOI:
https://doi.org/10.31004/green.v4i2.229Keywords:
Kerja Sama, Guru, Orang Tua, Deep LearningAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kerja sama antara guru dan orang tua dalam mendukung proses pembelajaran deep learning pada anak usia 5–6 tahun. Pembelajaran deep learning pada anak usia dini menekankan pada pemahaman bermakna, pengalaman langsung, serta keterlibatan aktif anak dalam proses belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kerja sama guru dan orang tua serta pelaksanaan pembelajaran deep learning pada anak usia 5–6 tahun di TK Permata Hati Rupat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru dan orang tua peserta didik TK Permata Hati Rupat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama guru dan orang tua terjalin melalui komunikasi rutin, keterlibatan orang tua dalam kegiatan pembelajaran, serta dukungan belajar anak di rumah. Pelaksanaan pembelajaran deep learning dilakukan melalui pembelajaran berbasis pengalaman, proyek sederhana, dan pembelajaran yang berpusat pada anak. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kerja sama guru dan orang tua berperan penting dalam mendukung pembelajaran deep learning yang bermakna dan kontekstual bagi perkembangan anak usia 5–6 tahun.
References
Cipta Pramana. (2020). Pembelajaran pendidikan anak usia dini (PAUD) di masa pandemi Covid-19. Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 2(2), 120.
Dina Novita, Amirullah, & Ruslan. (2016). Peran orang tua dalam meningkatkan perkembangan anak usia dini di Desa Air Pinang Kecamatan Simeule Timur. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan Unsyiah, 1(1), 23.
Dipraja, M. K. (2019). Menangkap makna dalam dinamika pendidikan. Guepedia.
Dwi Astusi. (2023). Kerjasama orangtua dan guru dalam membentuk karakter anak usia dini di PAUD Al Muhsin Metro. Institut Agama Islam Negeri Metro.
Epstein, J. L. (2011). School, family, and community partnerships: Preparing educators and improving schools. Westview Press.
Fatimah Rizkyani, Vina Andriany, & Ernawulan Syaodih. (2019). Kemandirian anak usia dini menurut pandangan guru dan orang tua. Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini, Edukids, 16(2), 122.
Heriyansyah. (2018). Guru adalah manajer sesungguhnya di sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 120.
Intan Widyaningrum Pujiastuti. (2023). Kerjasama guru inti dan guru pendamping dalam proses pembelajaran anak usia dini di satuan kelompok bermain di Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo tahun 2022/2023. Skripsi Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Model penyelenggaraan pendidikan anak usia dini terpadu dengan perpustakaan mainan. Balai Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Informal Regional 1.
Maudin, S., dkk. (2021). Pentingnya kerjasama guru dan orang tua siswa dalam meningkatkan mutu pendidikan agama Islam pada SMP Negeri 14 Baubau. Jurnal Syantar, 1(2), 106.
Mohammed Roeslin. (2018). Kajian Islam tentang partisipasi orang tua dalam pendidikan anak, 9(2), 338.
Muh. Fitrah, & Luthfiyah. (2017). Metode penelitian: Penelitian kualitatif, tindakan kelas & studi kasus. CV Jejak.
Nana Syaodih Sukmadinata. (2019). Pengembangan kurikulum teori dan praktik. PT Remaja Rosdakarya.
Nelti Rizka. (2025). Implementasi model webbed learning bermuatan literasi sains pada pembelajaran mendalam di PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(5), 2118–2128.
Pratiwi. (2022). Kerjasama guru dan orang tua dalam pembelajaran anak usia dini pada masa pandemi Covid-19 di Bustanul Athfal ‘Aisyiyah 2 Banjarmangu Banjarnegara. Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.
Puspita, D. (2020). Kemitraan orang tua dan guru dalam pendidikan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 700–712.
Rahminur, D. (2015). Keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak usia dini di taman kanak-kanak. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran, 2(1), 62–63.
Robiyati. (2021). Kerjasama orang tua dan guru dalam mengembangkan kemandirian anak usia dini di TK Harapan Ibu Sukarame Bandar Lampung. Repositori Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Sri Rahma Sari. (2022). Kerjasama guru dan orang tua dalam upaya meningkatkan disiplin anak di TK Purnama Pagutan Karang Genteng Mataram tahun ajaran 2021/2022. Skripsi Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian pendidikan kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suharmoko. (2019). Beberapa pandangan tentang guru sebagai pendidik. Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan, 11(2), 311.
Tri Kasiyanto. (2022). Pola kerjasama orang tua dan guru dalam hasil pembelajaran IPA di SDN 069 Bengkulu Utara. Skripsi Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu.
Umrati, & Hengki Wijaya. (2020). Analisis data kualitatif (Teori konsep dalam penelitian pendidikan). Sekolah Tinggi Theologia Jaffray.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen. (2005).
Warsono. (2017). Guru: Antara pendidik, profesi, dan aktor sosial. The Journal of Society & Media, 1(1), 1–10.
Yuli Apriati, & Cucu Widaty. (2021). Kerjasama orang tua dan sekolah dalam mewujudkan harmoni pada PAUD Rumah Belajar Senyum di Banjarmasin. Jurnal UPI Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 11(10), 1031.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Masrah, Swandra Rahayu, Nelti Rizka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








