Analisis Efisiensi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi pada Usahatani Cabai Merah (Capsicum Annum L)
DOI:
https://doi.org/10.31004/green.v4i1.131Keywords:
Efisiensi, Produksi, Usahatani Cabai MerahAbstract
Penelitian dilakukan di Desa Sukarame Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi terhadap jumlah produksi pada usahatani cabai merah (2) Efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi pada usahatani cabai merah. Alat analisis yang digunakan adalah fungsi produksi Cobb-Douglas. Untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi secara simultan digunakan uji F, dan untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi secara parsial digunakan uji t. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sensus, dengan responden sebanyak 32 orang. Rata-rata produksi cabai merah dalam satu kali produksi adalah 6.096 kg, dengan rata-rata penggunaan lahan adalah 0,52 ha, benih 80,63 gr, pupuk kandang 1.963 kg, urea 99,22 kg, SP36 112,81 kg dan tenaga kerja 21,42 HKP. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa secara bersama-sama semua variabel bebas mempengaruhi produksi cabai merah dengan R2 sebesar 0,899, dan secara individu variabel bebas yang berpengaruh nyata terhadap produksi cabai merah adalah luas lahan, benih, pupuk kandang, SP36 dan tenaga kerja. Sedangkan variabel urea tidak berpengaruh nyata terhadap produksi cabai merah pada taraf kepercayaan 95%. Penggunaan luas lahan, pupuk kandang, dan SP36 belum efisien, sedangkan penggunaan benih, urea dan tenaga kerja tidak efisien.
References
DAFTAR RUJUKAN
Ali, H. K. 2006. Dasar-Dasar Statistika. PT RajaGrafindo Persada. Jakarta.
Andoko, Agus. 2004. Budidaya Cabai Merah Secara Vertikultur Organik. Penebar Swadaya. Jakarta.
Badan Pusat Statistik Banten. 2019. Produksi Tanaman Hortikultura Provinsi Banten. 2019. Banten. CV. Dharmaputra.
Badan Pusat Statistik Banten. 2020. Produksi Tanaman Hortikultura Provinsi Banten. 2020. Banten. CV. Dharmaputra.
Badan Pusat Statistik Banten. 2021. Produksi Tanaman Hortikultura Provinsi Banten. 2021. Banten. CV. Dharmaputra.
Badan Pusat Statistik Banten. 2022. Produksi Tanaman Hortikultura Provinsi Banten. 2022. Banten. CV. Dharmaputra.
Badan Pusat Statistik Banten. 2023. Produksi Tanaman Hortikultura Provinsi Banten. 2023. Banten. CV. Dharmaputra.
Firdaus, M. 2019. Manajemen Agribisnis. Bumi Aksara. Jakarta.
Hasanah, P.N. et al. 2020. Efisiensi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi pada Usahatani Cabai Merah Keriting (Studi Kasus di Kelompok Tani Prawoto Sari, Desa Munding, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Jurnal Ilmiah Agrineca 20(2), Hal 77-87.
Indriantoro, N., dan Supomo, B. 2014. Metodologi Penelitian Bisnis Untuk Akuntansi dan Manajemen. BPFE Yogyakarta. Yogyakarta.
Nachrowi, N. D., dan Usman, M. P. H. 2008. Penggunaan Teknik Ekonometrika. PT RajaGrafindo Persada. Jakarta.
Nurhayati, N., & Sari, E. P. 2020. Analisis Efisiensi Usahatani Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Kabupaten Kotawaringin Barat. Jurnal Sains Stiper Amuntai. Vol. 10(1), Hal 46-57.
Pratiwi, W. et al. 2005. Analisis Efisiensi Produksi Usahatani Cabai Merah Keriting (Studi Kasus di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang). Jurnal Agribisnis Terparu, Vol. 18 No. 1 Juni 2025 Hal 81-99.
Prajnanta, F. 2004. Kiat Sukses Bertanam Cabai di Musim Hujan. Penebar Swadaya. Jakarta.
Redaksi AgroMedia. 2007. Budidaya Cabai Hibrida. Agromedia Pustaka. Jakarta.
Redaksi AgroMedia. 2008. Panduan Lengkap Budidaya dan Bisnis Cabai. Agromedia Pustaka. Jakarta.
Santosa, B. P., dan Hamdani, M. 2007. Statistika Deskriptif dalam Bidang Ekonomi dan Niaga. Erlangga. Jakarta.
Saridewi, L. P. 2002. Efisiensi Usahatani Cabai Merah di Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen. Journal of Agribusiness Science and Rural Development. Vol. 2(2), Hal 1-8.
Sentra Informasi IPTEK. 2005. Teknologi Tepat Guna Menteri Negara Riset dan Teknologi Buah dan Sayuran. Rineka Cipta. Jakarta
Soekartawi. 2003. Teori Ekonomi Produksi. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Subroto, dan Yusrani, A. 2005. Kesuburan dan Pemanfaatan Tanah. Bayumedia Publishing. Malang.
Sugiyono. 2006. Statistik untuk Penelitian. CV Alfabeta. Bandung.
Sukirno, S. 2009. Mikro Ekonomi Teori Pengantar. PT Raja Grafindo Persada.
Sukiyono, K. 2005. Faktor Penentu Tingkat Efisiensi Teknik Usahatani Cabai Merah di Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong. Jurnal Agro Ekonomi. Volume 23 No. 2 Hal 176-150.
Supardi. 2005. Metodologi Penelitian Ekonomi & Bisnis. UII Press. Yogyakarta. Supranto, J. 2001. Statistik Teori dan Aplikasi. Erlangga. Jakarta.
Sutedjo, M.M. 2008. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta. Jakarta.
Tarigan dan Wiryanta, W. 2003. Bertanam Cabai Hibrida Secara Intensif. AgroMedia Pustaka. Jakarta.
Usman, H., dan Akbar, P. S. 2008. Pengantar Statistika. Bumi Aksara. Jakarta.
Widyananto, C. S. 2010. Analisis Efisiensi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Pada Usahatani Bawang Putih.
Wiryanta, B. T. W. 2002. Bertanam Cabai Pada Musim Hujan. AgroMedia Pustaka. Jakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Fitriyah, Yusi Meilani, Rizky Triguna, Robby Mubarok, Melawati Anjani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








