Pengaruh Frekuensi Mengakses Konten Hiburan di Tiktok terhadap Mood Mahasiswa Universitas Terbuka Jakarta

Authors

  • Tri Febtrias Arnianto Universitas Bina Sarana Informatika, Indonesia
  • Ondy Universitas Bina Sarana Informatika, Indonesia
  • Taqwa Sejati Universitas Bina Sarana Informatika, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i4.966

Keywords:

Frekuensi Akses, Konten Hiburan, TikTok, Mood Mahasiswa, Teori S-OR

Abstract

Kemajuan teknologi komunikasi menempatkan media sosial, khususnya TikTok, sebagai platform utama pemenuhan kebutuhan hiburan digital bagi Generasi Z, termasuk mahasiswa. Bagi mahasiswa Universitas Terbuka Jakarta yang menjalani sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), beban akademis mandiri yang tinggi sering kali memicu fluktuasi suasana hati (mood). Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan pengaruh frekuensi mengakses konten hiburan di TikTok terhadap mood mahasiswa Universitas Terbuka Jakarta. Landasan teoretis yang digunakan terintegrasi pada teori Stimulus-OrganismResponse (S-O-R) sebagai pisau analisis utama, didukung oleh Uses and Gratifications Theory, Mood Management Theory and Social Cognitive Theory. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain metode survei eksplanatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif Universitas Terbuka Jakarta, dengan sampel yang diambil sebanyak 50 responden menggunakan teknik kuesioner terstruktur. Analisis data meliputi uji instrumen, uji asumsi klasik, dan regresi linear sederhana menggunakan SPSS. Hasil analisis regresi linear sederhana menghasilkan persamaan regresi Y = 8,817 + 1,033X, yang mengindikasikan adanya arah hubungan yang positif atau searah antara kedua variabel. Hasil uji hipotesis parsial (uji t) menunjukkan nilai thitung sebesar 7,587 dengan nilai signifikansi < 0,001. Karena nilai sig. < 0,05, maka hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang berarti frekuensi mengakses konten hiburan di TikTok berpengaruh positif dan signifikan terhadap mood mahasiswa. Nilai koefisien determinasi (R 2 ) sebesar 0,545 menunjukkan kontribusi variabel independen sebesar 54,5%, sedangkan 45,5% sisanya dipengaruhi faktor lain. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi frekuensi mahasiswa dalam mengakses konten hiburan di TikTok, maka kondisi mood (suasana hati) mahasiswa cenderung mengalami peningkatan positif yang cukup kuat.

References

Adistri, N., Rusman, A. A., & Irwansyah. (2024). Pemenuhan kebutuhan informasi pada TikTok: Studi Uses and Gratification di era digital. Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi, 8(2), 103–116. https://doi.org/10.51544/jlmk.v8i2.5584

Alhafidz, Z. R. (2025). Tingkat kesehatan mental generasi Z Kota Magelang berdasarkan intensitas penggunaan media sosial. Jurnal Muria Research Guidance and Counseling (MRGC), 4(2), 138–148. https://doi.org/10.24176/mrgc.v4i2.15881

Ardianto, E. (2014). Metodologi penelitian untuk public relations kuantitatif dan kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Arikunto, S. (2016). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Bandura, A. J., & Kirschner, P. (2026). Boredom, academic stress, and TikTok: A quantitative analysis of digital coping mechanisms in higher education. Computers & Education, 184, 105–118.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hayati, N., & Siregar, H. (2023). Desain penelitian kuantitatif asosiatif dalam ilmu sosial: Panduan uji asumsi klasik dan regresi untuk mahasiswa. Jurnal Metode Penelitian Terapan, 3(2), 75–88.

Midway, S., & White, J. W. (2025). Testing for normality in regression models: Mistakes abound (but may not matter). Royal Society Open Science, 12(4). https://doi.org/10.1098/rsos.241904

Prawira, R., & Lestari, D. (2025). Academic burnout dan perilaku prokrastinasi akademik pada mahasiswa pembelajaran jarak jauh: Peran media sosial sebagai pengalih perhatian. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 14(3), 202–215.

Rahmawati, D., & Setiawan, B. (2024). Pengaruh intensitas menonton konten komedi di TikTok terhadap tingkat stres akademik mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Psikologi Sosial Kontemporer, 12(3), 112–125.

Ramadhani, R., & Alfando, J. (2024). Pengaruh terpaan media sosial TikTok terhadap minat mengerjakan skripsi: Studi pada mahasiswa S1 Fakultas Ilmu Sosial dan Politik angkatan tahun 2019 Universitas Mulawarman. 2024(2), 1–15.

Ramsden, E., & Talbot, C. V. (2025). The role of TikTok in students’ health and wellbeing. International Journal of Mental Health and Addiction, 23(3), 2180–2202. https://doi.org/10.1007/s11469-023-01224-6

Roustaei, N. (2024). Application and interpretation of linear-regression analysis. Medical Hypothesis, Discovery, and Innovation in Ophthalmology, 13(3), 151–159. https://doi.org/10.51329/mehdiophthal1506

Sari, N. P., & Prasetio, A. (2024). Intensitas mengakses konten hiburan TikTok dan pengaruhnya terhadap mood swing remaja akhir. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Massa, 4(1), 89–98.

Sepang, L., & Kalumata, M. (2025). Durasi penggunaan media sosial dengan suasana hati pada mahasiswa keperawatan tahun pertama. 7(1). http://ejournal.unklab.ac.id/index.php/kjn

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sulistyana, C. S., & Lestari, A. P. (2022). Durasi penggunaan media sosial dengan perubahan mood mahasiswa saat perkuliahan online. Adi Husada Nursing Journal, 8(1), 43. https://doi.org/10.37036/ahnj.v8i1.226

Taherdoost, H. (2018). Validity and reliability of the research instrument: How to test the validation of a questionnaire/survey in a research. SSRN Electronic Journal, 5(3), 28–36. https://doi.org/10.2139/ssrn.3205040

Tavakol, M., & Dennick, R. (2011). Making sense of Cronbach’s alpha. International Journal of Medical Education, 2, 53–55. https://doi.org/10.5116/ijme.4dfb.8dfd

U. O., E., & C. I., V. (2024). On remedying the presence of heteroscedasticity in a multiple linear regression modelling. African Journal of Mathematics and Statistics Studies, 7(2), 225–261. https://doi.org/10.52589/ajmss-tj9xi8hd

Wardah, J. S., Nugroho, D. R., Ulya, E. D., & Mulyono, M. (2025). Pengaruh penggunaan konten hiburan TikTok terhadap tingkat stres di kalangan mahasiswa. Dialogika: Jurnal Penelitian Komunikasi dan Sosialisasi, 1(4), 243–254. https://doi.org/10.62383/dialogika.v1i4.770

Downloads

Published

2026-10-15

How to Cite

Arnianto, T. F., Ondy, O., & Sejati, T. (2026). Pengaruh Frekuensi Mengakses Konten Hiburan di Tiktok terhadap Mood Mahasiswa Universitas Terbuka Jakarta. Indo Green Journal , 4(4), 119 – 125. https://doi.org/10.31004/green.v4i4.966

Issue

Section

Articles