Pengaruh Literasi Keuangan Digital dan Persepsi Kemudahan Penggunaan terhadap Adopsi E-Wallet pada Generasi Z

Authors

  • Dentyanti Wulandari Universitas Pamulang, Indonesia
  • Taufik Awaludin Universitas Pamulang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i3.890

Keywords:

Literasi Keuangan Digital , Persepsi Kemudahan Penggunaan, Adopsi E-wallet

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan digital dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap adopsi e-wallet pada Generasi Z, sekaligus menguji peran persepsi kemudahan penggunaan sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden Generasi Z pengguna e-wallet di wilayah Jabodetabek, yang dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berbantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap adopsi e-wallet dengan koefisien jalur sebesar 0,701 (H1 diterima) dan terhadap persepsi kemudahan penggunaan dengan koefisien jalur sebesar 0,802 (H2a diterima), sedangkan persepsi kemudahan penggunaan tidak berpengaruh signifikan terhadap adopsi e-wallet (H2b ditolak) dan tidak terbukti memediasi hubungan literasi keuangan digital terhadap adopsi e-wallet (H3 ditolak). Temuan ini menunjukkan bahwa literasi keuangan digital merupakan faktor paling dominan dalam mendorong adopsi e-wallet pada Generasi Z, sementara kemudahan penggunaan bukan pertimbangan utama bagi generasi yang telah terbiasa dengan teknologi digital (digital native). Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis bagi kajian Technology Acceptance Model (TAM) serta masukan praktis bagi penyedia layanan e-wallet dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat.

References

Aulia, D. S., & Purwanti, P. (2025). Implikasi penggunaan e-wallet dan gaya hidup hedonisme dalam perilaku konsumtif Generasi Z. Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran, 3(01), 9-15.

Bank Indonesia. (2023). Statistik Sistem Pembayaran dan Infrastruktur Pasar Keuangan (SPIP). Jakarta: Bank Indonesia.

Creswell, J. W., & Creswell, D. J. (2023). Desain penelitian: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan metode campuran (Ed. ke-6). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Databoks. (2026). Struktur demografi generasi di Provinsi Banten dan DKI Jakarta. Jakarta: Databoks.

Fanani, M. I., Nurhidayah, N., & Sari, A. F. K. (2025). Pengaruh persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan dan persepsi risiko terhadap preferensi penggunaan layanan Quick Response Code Indonesian Standard Bank Syariah Indonesia (Studi kasus Generasi Z di Kota Malang). Jurnal Warta Ekonomi, 8(01).

Hair, J., & Alamer, A. (2022). Pemodelan Persamaan Struktural Kuadrat Terkecil Parsial (PLS-SEM) dalam penelitian bahasa kedua dan pendidikan: Pedoman menggunakan contoh terapan. Metode Penelitian dalam Linguistik Terapan, 1(3), 100027.

Jailani, M. S., & Saksitha, D. A. (2024). Teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif dalam penelitian ilmiah. Jurnal Genta Mulia, 15(2), 79-91.

Mainata, D., Natsir, I., Adilla Arsy, W., & Monoarfa, H. (2025). Digitalisasi ekonomi & keuangan syariah. Bandung: Penerbit Widina.

Narang, C. E. A., Aisah, A., Munawaroh, L., & Nurwati, S. (2026). Pengaruh literasi keuangan digital dan kepercayaan pada teknologi terhadap keputusan penggunaan QRIS dengan persepsi kemudahan penggunaan sebagai variabel mediasi pada masyarakat di Kota Palangka Raya. Profit: Jurnal Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 5(1), 571-589.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2022). Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2022-2025. Jakarta: OJK.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2023). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2022. Jakarta: OJK.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2024). Statistik Fintech dan Sistem Pembayaran Digital Indonesia. Jakarta: OJK.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2026). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024. Jakarta: OJK.

Puteri, A. M., Inanda, I., & Prasetio, R. B. (2024). Pengaruh literasi keuangan dan literasi digital terhadap preferensi bank digital di kalangan mahasiswa. Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen, 3(4), 16-25.

Putri, S. A. (2025). Pengaruh literasi keuangan, kemudahan penggunaan, dan manfaat yang dirasakan terhadap efektivitas pengelolaan keuangan pribadi pada Gopay dengan kepercayaan sebagai variabel mediasi (Disertasi Doktor). Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Rahman, A., & Oktaryani, G. S. (2025). Pengaruh literasi keuangan digital, keamanan, persepsi kemudahan penggunaan dan reward terhadap niat menggunakan dompet digital. ALEXANDRIA (Journal of Economics, Business, & Entrepreneurship), 6(2), 240-246.

Setiabudhi, H., Suwono, S., Setiawan, Y. A., & Karim, S. (2025). Analisis data kuantitatif dengan SmartPLS 4. Afdan Rojabi Publisher.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Ed. 2). Bandung: Alfabeta.

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK). (2022). Gen Z Report Indonesia 2022. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

Zalyanti, I. A., Rahayu, I., & Pratiwi, L. (2025). Pengaruh literasi keuangan dan kemudahan bertransaksi menggunakan QRIS terhadap impulsive buying Generasi Z di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Ekonomi Perjuangan, 7(1), 72-82.

Downloads

Published

2026-09-27

How to Cite

Wulandari, D., & Awaludin, T. (2026). Pengaruh Literasi Keuangan Digital dan Persepsi Kemudahan Penggunaan terhadap Adopsi E-Wallet pada Generasi Z. Indo Green Journal , 4(3), 1934 – 1940. https://doi.org/10.31004/green.v4i3.890

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.