Analisis Pengelolaan Limbah B3 yang Dihasilkan pada Puskesmas Sedinginan Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2026

Authors

  • Febri Simanjorang Universitas Hangtuah Pekanbaru, Indonesia
  • Nurvi Susanti Universitas Hangtuah Pekanbaru, Indonesia
  • M. Kamalizaman Universitas Hangtuah Pekanbaru, Indonesia
  • Beny Yulianto Universitas Hangtuah Pekanbaru, Indonesia
  • Hayana Universitas Hangtuah Pekanbaru, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i4.882

Keywords:

Management of Hzardous Waste, Medical Waste, Environmental Health

Abstract

Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang dihasilkan oleh fasilitas pelayanan kesehatan memiliki risiko terhadap kesehatan manusia dan lingkungan apabila tidak dikelola sesuai standar. Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama menghasilkan berbagai jenis limbah medis B3 dari aktivitas pelayanan seperti tindakan medis, laboratorium, imunisasi, dan pelayanan farmasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah B3 yang dihasilkan di Puskesmas Sedinginan Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2026 serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan SOP yang berlaku. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik penentuan informan secara purposive sampling yang melibatkan tujuh orang informan utama dan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta studi dokumentasi (SOP, MoU kerja sama dan manifes) yang diuji keabsahannya menggunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas Sedinginan secara umum telah menerapkan alur pengelolaan limbah B3 sesuai prosedur teknis, meliputi pemilahan di sumber menggunakan kantong kuning dan safety box, pengangkutan internal harian oleh petugas ber-APD, penyimpanan pada bangunan TPS B3 berizin, hingga pengolahan akhir bekerja sama dengan pihak ketiga. Namun, pelaksanaan pengelolaan masih menghadapi sejumlah hambatan utama, yaitu keterbatasan anggaran yang menyebabkan frekuensi pengangkutan eksternal hanya terlaksana satu kali dalam enam bulan, keterbatasan kapasitas penampungan TPS menjelang jadwal penjemputan, keterlambatan pasokan logistik kantong kuning dan safety box, belum tersedianya troli khusus pengangkutan internal, serta potensi ketidaktelitian pemilahan saat beban pelayanan tinggi. Kesimpulan, penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan limbah B3 di Puskesmas Sedinginan telah terlaksana dengan cukup baik, tetapi masih memerlukan peningkatan pada aspek sarana prasarana, pembiayaan, pengawasan, dan optimalisasi sistem pengangkutan agar pengelolaan limbah B3 lebih efektif, aman, dan berkelanjutan.

References

Kristanti, W., Herniwanti, Susmeneli, H., Rahayu, E. P., & Sitohang, N. (2021). Pengelolaan limbah medis B3 padat di puskesmas Distrik Merauke. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 13(3), 189-198.

Masruddin, Yulianto, B., Mulasari, S. A., & Sari, S. I. (2021). Analisis pengelolaan limbah medis padat di puskesmas Kabupaten Kampar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 67-75.

Butarbutar, H. L. K., Setiaji, B., & Muskita, N. (2024). Analisis pengelolaan limbah medis padat bahan berbahaya dan beracun (B3) di puskesmas Kabupaten Rokan Hulu. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23(1), 45-52.

Wahyuni, S., Hidayat, T., & Arifin, A. (2024). Evaluation of internal transportation systems for medical hazardous waste in Indonesian primary healthcare centers. Journal of Public Health Research, 13(1), 55–64.

Hidayat, A., Nurhayati, S., & Kurniawan, D. (2023). Pengelolaan limbah medis B3 pada fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama di Indonesia. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(2), 145–154.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman pengelolaan limbah medis fasilitas pelayanan kesehatan. Kementerian Kesehatan RI.

Rahayu, D., & Surahman, A. (2022). Analisis pengelolaan limbah medis B3 di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama Kabupaten Semarang. Jurnal Kesehatan Lingkungan dan Keselamatan Kerja, 4(2), 88-96.

Rahman, A. (2020). Manajemen limbah fasilitas kesehatan: Pendekatan berbasis risiko. Penerbit Kesehatan Indonesia.

Rahmah, S., Nurjazuli, & Darundiati, Y. H. (2023). Evaluasi pengelolaan limbah medis padat B3 di puskesmas Kota Palembang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(2), 134–143.

Downloads

Published

2026-10-28

How to Cite

Simanjorang, F., Susanti, N., Kamalizaman, M., Yulianto, B., & Hayana, H. (2026). Analisis Pengelolaan Limbah B3 yang Dihasilkan pada Puskesmas Sedinginan Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2026. Indo Green Journal , 4(4), 386 – 390. https://doi.org/10.31004/green.v4i4.882

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 

You may also start an advanced similarity search for this article.