Komunikasi Organisasi Karang Taruna dalam Penanganan Banjir di Ulujami

Authors

  • Rakaditya Fahrezi Universitas Islam Syekh Yusuf, Indonesia
  • Isniyusnisyafna Diah Delima Universitas Islam Syekh Yusuf, Indonesia
  • Ari Suseno Universitas Islam Syekh Yusuf, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i3.846

Keywords:

Komunikasi Organisasi, Karang Taruna, Penanganan Banjir

Abstract

Kelurahan Ulujami merupakan kawasan permukiman padat yang kerap menghadapi ancaman banjir tahunan akibat luapan Sungai Pesanggrahan, sehingga memicu kerentanan sosial dan lingkungan yang memerlukan keterlibatan aktif organisasi kepemudaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran komunikasi partisipatif Karang Taruna dalam membangun resiliensi komunitas pascabanjir di Kelurahan Ulujami serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi di lapangan. Pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk menggali data mendalam melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pengurus Karang Taruna, aparat kelurahan, pengurus wilayah, serta masyarakat terdampak. Informan kunci dipilih secara purposive untuk memastikan keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik analisis Miles et al. yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karang Taruna efektif mengimplementasikan komunikasi partisipatif dua arah melalui integrasi media digital dan rapat tatap muka untuk mengoordinasikan evakuasi, distribusi logistik, serta aksi gotong royong pembersihan lingkungan. Faktor pendukung utama mencakup sinergi kelembagaan dengan instansi pemerintah, pemanfaatan WhatsApp, dan ketulusan inisiatif pemuda, sementara hambatan utama meliputi kesibukan akademik anggota, kendala jaringan, serta rendahnya partisipasi akar rumput.

References

A, N. R., & Rahayu, S. (2014). Kajian Pemahaman Masyarakat Terhadap Banjir di Kelurahan Ulujami, Jakarta Rizka Nurhaimi A1 dan Sri Rahayu2 Salah satu kecamatan yang dilewati oleh Sungai Pesanggrahan adalah Kecamatan Pesanggrahan. Di Kecamatan Pesanggrahan , Sungai Pesanggrahan melewa. Jurnal Teknik PWK, 3(2).

Bakarbessy, D. (2024). Resiliensi Komunitas dalam Menghadapi Bencana: Literature Review Pendekatan Kesejahteraan Sosial di Wilayah Rawan Bencana. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(12).

Dewi, M., & Nulul, N. A. (2018). Komunikasi Partisipatif Masyarakat Industri dalam Mendukung Branding Kota Madiun. Jurnal ILMU KOMUNIKASI, 15(1), 75–90. https://doi.org/10.24002/jik.v15i1.1340

Febrina, I., Nouval, F. M., Ramadhani, R., & Ihsan, R. N. (2026). Ketahanan Masyarakat Menghadapi Banjir di Kelurahan Ulujami , Jakarta Selatan: Analisis Modal Fisik dan Modal Alam dalam Kerangka Pentagon Aset ( Livelihood Assets ). 6(6), 1508–1524.

Haris et al., A. (2026). Manajemen Pendidikan: Teori dan Aplikasi di Lembaga Pendidikan. PT Cipta Digital Edukasi.

Muhamad, R. A. T., Sekarningrum, B., & Yusar. (2017). Modal Sosial dalam Penanggulangan Bencana Banjir. Sosioglobal : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi, 1(2).

Oktariza, F. (2023). Partisipasi Masyarakat dalam Mitigasi Pasca Bencana Banjir di Kelurahan Petamburan Kecamatan Tanah Abang Jakarta Pusat. Repository UIN Jakarta, 1–117.

Prasetyo, D. N. H., & Hayati, R. (2019). Peningkatan Pengetahuan Kesiapsiagaan Banjir Pengurus Karang Taruna dengan Metode Diskusi Berbantuan Media Audio Visual di Kelurahan Sawah Besar Tahun 2018. Edu Geography, 7(3), 222–231.

Rahayu, I. P., Rompas, W. Y., & Dengo, S. (2021). Implementasi Kebijakan Penanggulangan Banjir Pemerintah Kota (Studi Kasus di Kecamatan Singkil). Jurnal Administrasi Publik, 7(105).

Rahman, A., Islamia, S., Taufiqurrahman, M., Wahyuni, S., Suciati, E., & Kamaliah, N. (2024). Peran dan Esensi Karang Taruna dalam Pengembangan Masyarakat di Desa Jangur. Profetik: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 02(2).

Sari, R. M., Sari, S. W., & Refi, I. (2023). Community Dedication. uwais inspirasi indonesia.

Servaes, J. (1999). Communication for Development: One World, Multiple Cultures. Hampton Press.

Shahreza, M., Sarwoprasodjo, S., Arifin, H. S., & Hapsari, D. R. (2020). Komunikasi Lingkungan Pengelolaan Sampah pada Bank Sampah di Tangerang Selatan. Jurnal Penelitian Komunikasi, 23(2).

Taryana, A., El Mahmudi, M. R., & Bekti, H. (2022). Analisis Kesiapsiagaan Bencana Banjir Di Jakartafile:///Users/macbook/Downloads/literatur 1.pdf. JANE - Jurnal Administrasi Negara, 13(2), 302.

Tufle, T., & Mefalopulos, P. (2009). Participatory Communication: A Practical Guide. The World Bank.

Tyas, T. H., Sutisna, S., Supriyatno, M., Maarif, S., & Fikri, A. F. (2022). Penanganan Bencana Banjir di Kota Kediri Melalui Mitigasi Non-Struktural Guna Mendukung Keamanan Insani. Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Kota, 18(2).

Downloads

Published

2026-08-21

How to Cite

Fahrezi, R., Delima, I. D., & Suseno, A. (2026). Komunikasi Organisasi Karang Taruna dalam Penanganan Banjir di Ulujami. Indo Green Journal , 4(3), 1395 – 1401. https://doi.org/10.31004/green.v4i3.846

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.