Strategi Komunikasi Radio PRO 2 FM Jakarta dalam Membangun Kedekatan dengan Pendengar Muda melalui Program Siaran Interaktif

Authors

  • Alfito Rahma Universitas Bina Sarana Informatika, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i3.668

Keywords:

Strategi Komunikasi, Radio, Pendengar Muda, Siaran Interaktif, PRO 2 FM Jakarta

Abstract

Perkembangan media digital telah mengubah pola konsumsi media masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga media konvensional seperti radio dituntut untuk terus beradaptasi agar tetap relevan. Radio PRO 2 FM Jakarta sebagai salah satu stasiun radio publik yang menyasar segmen anak muda berupaya mempertahankan eksistensinya melalui berbagai program siaran interaktif yang memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah antara penyiar dan pendengar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan PRO 2 FM Jakarta dalam membangun kedekatan dengan pendengar muda melalui program siaran interaktif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan penelitian terdiri atas koordinator PRO 2 FM Jakarta, tiga orang penyiar program siaran interaktif, serta dua pendengar muda aktif. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan meliputi penggunaan bahasa yang santai sesuai karakter generasi muda, membangun komunikasi dua arah melalui partisipasi aktif pendengar, pemanfaatan media sosial sebagai media pendukung interaksi, serta penyajian konten yang mengikuti tren dan kebutuhan audiens muda. Strategi tersebut mampu membangun hubungan emosional, meningkatkan keterlibatan pendengar, serta memperkuat loyalitas terhadap program siaran. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa konsep Mind, Self, dan Society dalam Teori Interaksi Simbolik George Herbert Mead tercermin dalam proses komunikasi antara penyiar dan pendengar sehingga tercipta hubungan yang lebih personal dan berkelanjutan.

References

Aisyah Rizky Amali, A., et al. (2025). Komunikasi massa dalam media digital. Jurnal Komunikasi Indonesia.

Anindhita, A., & Rahmawati, D. (2022). Perkembangan media radio di era digital. Jurnal Komunikasi, 14(2), 120–132.

Blumer, H. (1969). Symbolic interactionism: Perspective and method. Prentice-Hall.

Crisell, A. (1994). Understanding radio (2nd ed.). Routledge.

Firdaus, A. (2023). Radio sebagai media komunikasi massa di Indonesia. Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(1), 55–67.

Harahap, R., et al. (2022). Strategi komunikasi dalam organisasi. Jurnal Ilmu Sosial, 5(2), 77–88.

Hasriadi. (2022). Strategi komunikasi dalam perspektif komunikasi modern. Jurnal Pendidikan dan Komunikasi, 10(1), 30–40.

Jenkins, H. (2006). Convergence culture: Where old and new media collide. New York University Press.

Kurnia, A., & Fikry, M. (2025). Strategi komunikasi penyiar radio dalam membangun loyalitas pendengar. Jurnal Komunikasi Massa, 12(1), 15–29.

Littlejohn, S. W., Foss, K. A., & Oetzel, J. G. (2021). Theories of human communication (12th ed.). Waveland Press.

McQuail, D. (2010). McQuail's mass communication theory (6th ed.). Sage Publications.

Mead, G. H. (1934). Mind, self, and society: From the standpoint of a social behaviorist. University of Chicago Press.

Nasrullah, R. (2017). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.

Neliawati, I. L. G. (2024). Perkembangan Radio Republik Indonesia pada era digital. Jurnal Media dan Penyiaran, 7(1), 45–59.

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

Rahma, A. (2026). Strategi Komunikasi Radio PRO 2 FM Jakarta dalam Membangun Kedekatan dengan Pendengar Muda melalui Program Siaran Interaktif. Indo Green Journal , 4(3), 483 – 488. https://doi.org/10.31004/green.v4i3.668

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.