Transformasi Fisik Penambahan Bangunan Permukiman di Gampong Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara

Authors

  • Rehan Malika Universitas Malikussaleh, Indonesia
  • Rinaldi Mirsa Universitas Malikussaleh, Indonesia
  • hendra@unimal.ac.id Universitas Malikussaleh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i2.451

Keywords:

Transformasi Fisik, Permukiman, Penambahan Bangunan, Tambon Baroh, Dewantara

Abstract

Permukiman merupakan kawasan hunian yang terus berkembang akibat pertumbuhan penduduk dan kebutuhan ruang. Gampong Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, mengalami transformasi fisik yang ditandai dengan penambahan bangunan dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi fisik penambahan bangunan permukiman di Gampong Tambon Baroh selama periode 1982–2026. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan spasial. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan analisis peta yang dibagi ke dalam enam periode perkembangan. Analisis dilakukan untuk mengetahui pola pertumbuhan bangunan dan faktor-faktor yang memengaruhi transformasi permukiman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bangunan terjadi secara bertahap dan terus meningkat pada setiap periode. Perkembangan permukiman awalnya terkonsentrasi di sepanjang jalan utama, kemudian meluas mengikuti jaringan jalan lingkungan. Pertumbuhan penduduk, kebutuhan ruang hunian, dan aktivitas ekonomi menjadi faktor utama yang mendorong transformasi fisik. Dampak yang ditimbulkan meliputi meningkatnya kepadatan bangunan, berkurangnya ruang terbuka, dan perubahan karakter fisik kawasan permukiman.

References

Kurniawati, W., Dewi, D. I. K., Rahmat, R. B., & lainnya. (2020). Identifikasi transformasi fisik berdasarkan perluasan ruang aktivitas hunian di Kampung Sekayu Kota Semarang. http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/psa

Lissimia, F., & Dewi Nur’aini, R. (2019). Transformasi fisik dan teritori hunian sekitar kawasan industri Pulogadung (Vol. 16). https://apps.jiep.co.id/web/profile-

Luthfiah. (2010). Perubahan bentuk dan fungsi hunian pada rumah susun pasca penghunian. Ruang, 2(2).

Natanael, R. E., Sasongko, I., & Soewarni, I. (2023). Transformasi ruang permukiman di Kelurahan Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas Tengah. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota.

Downloads

Published

2026-06-20

How to Cite

Malika, R., Mirsa, R., & Hendra, H. (2026). Transformasi Fisik Penambahan Bangunan Permukiman di Gampong Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara. Indo Green Journal , 4(2), 1663 – 1667. https://doi.org/10.31004/green.v4i2.451

Issue

Section

Articles