Mitigasi Pelanggaran Etika Guru Berbasis Nilai Islam

Analisis Kasus Viral Pendidik di Media Sosial

Authors

  • M.Khabib Jamalullail Universitas Islam Negeri K. H Abdurrahman Wahid, Indonesia
  • Umi Musyarofah Universitas Islam Negeri K. H Abdurrahman Wahid, Indonesia
  • Aulia Rahmah Universitas Islam Negeri K. H Abdurrahman Wahid, Indonesia
  • Nur Khasanah Universitas Islam Negeri K. H Abdurrahman Wahid, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i2.291

Keywords:

Etika Guru, Media Sosial, Nilai Islam, Literasi Digital

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena pelanggaran etika guru yang viral di media sosial serta merumuskan strategi mitigasi berbasis nilai-nilai Islam. Di era digital, guru tidak hanya berperan di ruang kelas, tetapi juga menjadi figur publik yang dinilai melalui perilakunya di media sosial, sehingga berpotensi menimbulkan pelanggaran etika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, dengan sumber data berupa konten digital viral dan literatur terkait etika profesi, pendidikan Islam, serta etika digital. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pelanggaran meliputi pelanggaran privasi siswa, ketidakprofesionalan, serta kekerasan verbal dan simbolik. Faktor penyebabnya antara lain rendahnya literasi digital, budaya viral, lemahnya internalisasi nilai Islam, dan kurangnya regulasi institusional. Dalam perspektif Islam, tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip uswah hasanah, hifz al-‘ird, dan tanggung jawab moral. Oleh karena itu, strategi mitigasi yang ditawarkan meliputi penguatan literasi digital berbasis etika, internalisasi nilai-nilai Islam, pengembangan kode etik guru di era digital, serta penerapan maqashid syariah dalam kebijakan pendidikan. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara teknologi dan nilai-nilai keislaman untuk menjaga profesionalitas guru di era digital.

References

Al-Ghazali, A. H. (t.th.). Ihya' Ulumuddin. Beirut: Dar al-Fikr.

Anwar, M. (2019). Etika profesi keguruan. Jakarta: Prenadamedia.

Auda, J. (2008). Maqasid al-shariah as philosophy of Islamic law. London: IIIT.

Fazis, M., Safrizal, & Yulia, R. (2024). Digital literacy among elementary school teachers: Age and year of service perspective review. Jurnal Mimbar Ilmu, 88–98.

Hardaker, G., & Sabki, A. A. (2018). Pedagogy in Islamic education: The madrasah context. Leeds, Inggris: Emerald Publishing Limited.

Hasibuan, S. E., Dini, F. R., & Hasibuan, N. Y. (2025). Tantangan etika digital Islami: Studi fenomenologis pada siswa yang mengakses konten keagamaan singkat. TEACHER: Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru, 255–261.

Hidayat, S. (2022). Etika digital dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan Islam.

Hussin, N. H., & Tamuri, A. H. (2019). Embedding values in teaching Islamic education among excellent teachers. Journal for Multicultural Education.

Ihsan, A. F., & Febriyanti, N. (2021). Etika komunikasi sebagai kontrol kesalehan virtual dalam perilaku bermedia masyarakat di era digital. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 24–35.

Khawani, A., & Rahmadana, J. (2023). Penerapan model pembelajaran inovatif abad 21 pada pembelajaran tematik untuk menumbuhkan kreatifitas peserta didik di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 231–240.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis. California: Sage.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nata, A. (2020). Ilmu pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.

Rahmadani, N. D., Lestari, S. R., & Astuti, R. W. (2024). Implikasi pelanggaran privasi anak dalam bermedia sosial terhadap kesehatan mental di sekolah dasar. HARAKAT AN-NISA: Jurnal Studi Gender dan Anak, 56–60.

Safitri, W., Fitriani, R., Aryaningtyas, U., & Muhlisin. (2025). Kajian literatur tentang peran satuan pendidikan dalam penguatan etika profesi guru di era digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 34880–34893.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sumarni, S. (2018). Contextualization of wasathiyah values in Islamic education. Jurnal Pendidikan Islam.

Viyani, M. O., & Rouzi, K. S. (2026). Literasi digital dan nilai Islam: Integrasi etika keislaman dalam membangun masyarakat informasi yang beradab. An-Nuriyah Journal of Islamic Technology and Informatics Education, 223–235.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications. California: Sage Publications.

Downloads

Published

2026-06-10

How to Cite

Jamalullail, M., Musyarofah, U., Rahmah, A., & Khasanah, N. (2026). Mitigasi Pelanggaran Etika Guru Berbasis Nilai Islam: Analisis Kasus Viral Pendidik di Media Sosial . Indo Green Journal , 4(2), 1344 – 1349. https://doi.org/10.31004/green.v4i2.291

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.