Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas V di SD Negeri Lahendong
DOI:
https://doi.org/10.31004/green.v4i2.288Keywords:
Problem Based Learning, Kearifan Lokal, Keterampilan Berpikir Kritis, Cerpen Minahasa, Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SD Negeri Lahendong pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 13 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai 71,15% dengan ketuntasan 61,53%, aktivitas siswa 56,25%, dan aktivitas guru 71,87%. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran, aktivitas siswa meningkat menjadi 78,12% dan aktivitas guru mencapai 81,25%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan PBL berbasis kearifan lokal mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna serta meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rivilia Manderes, Harol Reflie Lumapow, Mayske R. Liando

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








