Pengaruh Konseling Kesehatan dengan Metode Ceramah dan Video Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Seks Bebas di Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.31004/green.v3i1.195Keywords:
Penyuluhan Kesehatan, Pengetahuan Remaja, Seks BebasAbstract
Seks bebas adalah masalah yang berasal dari kurangnya pendidikan seksual, yang dapat menyebabkan beberapa masalah akibat perilaku seks bebas pada remaja, dalam jangka pendek seperti kehamilan yang tidak diinginkan dan penyakit menular seksual, sedangkan dalam jangka panjang remaja dapat mengembangkan kanker serviks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan menggunakan metode ceramah dan video terhadap pengetahuan remaja tentang seks bebas di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pretest-posttest dengan 26 responden di kelompok ceramah dan 26 responden di kelompok video, dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann Whitney dengan tingkat kepercayaan <0,05. Hasil statistik pengetahuan melalui metode ceramah memperoleh nilai p sebesar 0,011, yang berarti bahwa terdapat pengaruh pemberian edukasi kesehatan. Sementara itu, hasil statistik pada kelompok video memperoleh nilai p sebesar 0,286, yang berarti bahwa tidak terdapat pengaruh edukasi kesehatan.
References
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Dahlan, M. S. (2009). Statistik untuk kedokteran dan kesehatan. Salemba Medika.
Emilia, O. (2008). Promosi kesehatan dalam lingkup kesehatan reproduksi. Pustaka Cendekia Press.
Fitriani, S. (2011). Promosi kesehatan. Graha Ilmu.
Hidayat, A. (2007). Metodologi penelitian kebidanan dan teknik analisa data. Salemba Medika.
Hikmawati. (2011). Promosi kesehatan untuk kebidanan. Nuha Medika.
Imran, F. A. (2017). Pengaruh penyuluhan kesehatan melalui media video terhadap pengetahuan remaja tentang dampak abortus provokatus kriminalis di kelas X SMA Negeri 2 Gowa Makassar tahun 2017 (Skripsi). Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Irianto, K. (2014). Panduan lengkap biologi reproduksi manusia. Alfabeta.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Situasi kesehatan reproduksi remaja (Infodatin). Kementerian Kesehatan RI.
Kumalasari, I., et al. (2012). Kesehatan reproduksi untuk mahasiswa kebidanan dan keperawatan. Salemba Medika.
Kusumaryani, M. (2017). Prioritaskan kesehatan reproduksi remaja untuk menikmati bonus demografi. Lembaga Demografi FEB UI.
Kustandi. (2011). Media pembelajaran manual dan digital. Ghalia Indonesia.
Limoy, M., & Panjaitan, A. A. (2017). Hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja dengan sikap seks pranikah pada siswa kelas XI di SMA Taman Mulia tahun 2017. Jurnal Kebidanan, 7(1), 33–39.
Marmi. (2013). Kesehatan reproduksi. Pustaka Pelajar.
Mihora. (2018). Pengetahuan dan sikap siswa tentang kesehatan reproduksi di SMAN 1 Wawotobi.
Mujiasih. (2014). Pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi dengan audiovisual untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa tentang hubungan seksual pranikah di SMK Negeri 1 Pandak Bantul (Naskah publikasi). STIKes ‘Aisyiyah Yogyakarta.
Notoatmodjo, S. (2005). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2010a). Promosi kesehatan: Teori dan aplikasinya. Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2010b). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Janiwarty, B., & Pieter, H. (2013). Pendidikan psikologi untuk bidan: Suatu teori dan terapannya. Rapha Publishing.
Prabasari, S. N., & P. H. A. (2017). Perbedaan pengaruh pendidikan kesehatan metode ceramah dan diskusi kelompok terhadap tingkat pengetahuan seks pranikah remaja kelas X SMAN 2 Banguntapan (Naskah publikasi). STIKes ‘Aisyiyah Yogyakarta.
Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI). (2012). Kesehatan reproduksi remaja. SDKI.
Sugiyono. (2010). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Surbakti. (2009). Kenalilah anak remaja Anda. Elex Media Komputindo.
Savitri, D., & Kirnantoro, K. (2013). Pemberian pendidikan kesehatan reproduksi berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan tentang seks bebas pada remaja kelas X dan XI di SMK Muhammadiyah II Bantul. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia, 1(1), 23–30.
Tukiran, et al. (2011). Keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Indrayani, Rizki Natia Wiji, Ekry Binti Farizal, Amalia Dwi Oktami Harahap

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








