Pemaknaan Fenomena Oversharing di Media Sosial Instagram pada Kalangan Mahasiswa Uin Raden Fatah Palembang

Authors

  • Erlina Ardilah SA UIN Raden Fatah Palembang, Indonesia
  • Tara Sabrina UIN Raden Fatah Palembang, Indonesia
  • Arifa Maulida M UIN Raden Fatah Palembang, Indonesia
  • Aryanti Putri Ramadhani UIN Raden Fatah Palembang, Indonesia
  • Abdur Razzaq UIN Raden Fatah Palembang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/green.v4i4.1005

Keywords:

oversharing, Instagram, university students, meaning, phenomenology

Abstract

Perkembangan media sosial instagram mendorong mahasiswa untuk mengekspresikan diri dan membagikan pengalaman pribadi secara terbuka. Namun, keterbukaan tersebut dapat mengarah pada perilaku oversharing, yaitu membagikan informasi pribadi secara berlebihan tanpa mempertimbangkan batas privasi dan dampaknya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemaknaan fenomena oversharing di instagram pada kalangan mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Informan penelitian berjumlah 10 mahasiswa aktif yang menggunakan instagram, dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola makna berdasarkan pengalaman informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai oversharing sebagai bentuk ekspresi diri, pelepasan emosi, pencarian respons atau validasi sosial, serta upaya membangun citra diri. Dalam praktiknya, mahasiswa berusaha membatasi informasi pribadi melalui fitur close friends dan seleksi konten, meskipun batas privasi terkadang menjadi kabur akibat kebiasaan berbagi. Mahasiswa juga menyadari risiko penyesalan setelah mengunggah konten dan kemungkinan penyebaran informasi pribadi. Selain itu, nilai-nilai keagamaan turut menjadi pertimbangan dalam menentukan informasi yang layak dibagikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemaknaan oversharing dipengaruhi oleh pengalaman pribadi, interaksi sosial, fitur instagram, respons audiens, dan nilai keagamaan. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan literasi digital dan penerapan etika komunikasi berbasis nilai islam dalam penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa.

References

Alhazmi, A. A., & Alhazmi, A. A. (2022). Phenomenological Qualitative Methods Applied to the Analysis of Cross-Cultural Experience in Novel Educational Social Contexts. 13(April). https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.785134

Armezzani, M., & Zamengo, L. (2024). Methods in Psychology The theme-centred interview and the map of meanings : A phenomenological approach to the analysis of experience. Methods in Psychology, 11(September), 100164. https://doi.org/10.1016/j.metip.2024.100164

Dary, D. W., Saputra, S., & Setiawan, M. A. (2025). Fenomena Oversharing Dalam Komunikasi Gen Z Di Media Sosial. EduTIK: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 5(4), 1322–1328. https://doi.org/https://doi.org/10.53682/k5jfqj88

Elaine, S., Punyanunt-carter, N. M., & Duffee, R. S. (2022). Computers in Human Behavior Reports Oversharing on social networking sites : A contemporary communication phenomenon. Computers in Human Behavior Reports, 8(July), 100236. https://doi.org/10.1016/j.chbr.2022.100236

Febriana, H., Abdullah, S., & Syam, R. (2023). Perilaku Oversharing Mahasiswa di Media Sosial. Hasanuddin Journal of Sociology (HJS), 5(1).

Inrianto, & Hutahaean, E. S. H. (2025). Fear Of Missing Out dan Oversharing : Di Balik Pamer Kebahagiaan Di Media Sosial. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(1), 723–727. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.14652481

Leswarie, A., Zainun, A., & Aurilie, U. H. (2025). Desain Penelitian Fenomenology: Kajian Literatur Penelitian Kualitatif. Jurnal Komprehensif, 3(2), 478–482.

Nabila, S. (2025). Description of Student Self-Disclosure as Active Instagram Users Gambaran Self-Disclosure Mahasiswa Pengguna Aktif Instagram. 14(3), 330–336.

Nasoha, A. M. M., Atqiya, A. N., Thohir, H. K., Ramadhani, N. A., & Sabila, R. A. (2025). Etika Komunikasi dalam Islam: Analisis terhadap Konsep Tabayyun dalam Media Sosial. Aladalah: Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 3(April).

Nurhikma, Alfarizi, I., & Kurniati. (2025). Batasan Privasi Dalam Hukum Islam: Analisis Fenomena Oversharing di Media Sosial. 1(2), 56–65. https://doi.org/10.58540/jih.v1i2.745

Ode, W., Cahyani, D., Mau, M., & Akbar, M. (2025). Jurnal Ilmu Komunikasi Self-Disclosure Mahasiswa Ilmu Komunikasi di Instagram : Studi Kualitatif tentang Ekspresi Diri di Era Digital. 12(1), 9–15.

Prastiyo, E. B., Arfa, D., Husni, A., & Bafaqis, M. H. (2024). Fenomena Oversharing Di Media Sosial Instagram Pada SMKN 1 Tanjungpinang (Suatu Tinjauan Dramaturgi di Media Sosial ). XII (April), 45–60.

Pribadi, A., Yenrizal, & Indasari, F. (2025). Pengungkapan Diri Generasi Z Melalui Media Sosial Instagram. Triwikrama: Jurnal Multidisiplin Ilmu Sosial, 11(6).

Sabilla, O. P., & Prasetyawan, Y. Y. (2023). Pengalaman Literasi Informasi dalam Membuat Artikel Blog Anggota Divisi Litbang UKM Peduli Napza Universitas Diponegoro. 12(2), 77–88.

Suhadi, M., Permana, R., & Jehan, S. (2026). Memaknai Fenomena #KaburAjaDulu di Tengah Doomscrolling Krisis Sosial: Studi Fenomenologi Pada Mahasiswa. Jurnal Digital Media & Relationship, 8(1), 27–38.

Syafrina, M., & Chusniyah, T. (2025). Gambaran Self-disclosure pada Mahasiswa di Second Account Instagram. 5(1), 69–78. https://doi.org/10.17977/10.17977/um070v5i12025p69-78.

Downloads

Published

2026-11-05

How to Cite

SA, E. A., Sabrina, T., M, A. M., Ramadhani, A. P., & Razzaq, A. (2026). Pemaknaan Fenomena Oversharing di Media Sosial Instagram pada Kalangan Mahasiswa Uin Raden Fatah Palembang. Indo Green Journal , 4(4), 548 – 554. https://doi.org/10.31004/green.v4i4.1005

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)